alexametrics

WHO: Berhenti Buang Waktu, Peluang Redam Covid-19 Terbuang Sia-sia

loading...
WHO: Berhenti Buang Waktu, Peluang Redam Covid-19 Terbuang Sia-sia
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan setiap negara harus berhenti membuang-buang waktu berharga yang diperlukan untuk memerangi Covid-19. Foto/Reuters
A+ A-
JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, setiap negara harus berhenti membuang-buang waktu berharga yang diperlukan untuk memerangi virus Corona. Menurutnya, dunia telah menyia-nyiakan kesempatan pertama untuk mencegah pandemi Covid-19.

"Kita menyia-nyiakan kesempatan pertama. Waktu untuk bertindak sebenarnya lebih dari sebulan yang lalu atau dua bulan yang lalu," ucap Tedros dalam sebuah pernyataan, seperti dilasir Al Arabiya pada Kamis (26/3/2020).

Tedros mengatakan, dunia saat ini memiliki peluang kedua untuk meredam Covid-19, karena 150 negara memiliki kurang dari 100 kasus yang dilaporkan dan masih punya waktu untuk mempersiapkan diri.



"Mereka yang telah menerapkan penguncian telah memenangkan waktu untuk menerapkan langkah-langkah agresif untuk memberantas penyakit ini. Berapa lama penguncian harus berlangsung tergantung pada tindakan apa yang dilakukan negara selama mereka untuk memastikan penyakit ini diberantas," ucapnya.

"Sementara rezim ketat seperti itu membebankan biaya sosial dan ekonomi yang keras, hal terakhir yang dibutuhkan negara mana pun adalah membuka kembali sekolah dan bisnis hanya untuk menutupnya lagi karena munculnya kembali kasus infeksi," sambungnya.

Dia lalu memberikan daftar enam tindakan yang harus diambil setiap negara, yakni perluas, latih, dan gunakan pekerja layanan kesehatan. Menerapkan sistem untuk menemukan dugaan kasus. Tingkatkan produksi tes dan tingkatkan ketersediaan alat tes. Identifikasi fasilitas yang dapat diubah menjadi pusat perawatan Covid-19. Mengembangkan rencana untuk mengkarantina kasus. Terakhir adalah memfokuskan kembali pemerintah untuk menekan penyebaran virus.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak