alexametrics

51 Staf PBB Terinfeksi Virus Corona

loading...
51 Staf PBB Terinfeksi Virus Corona
PBB mengkonfirmasi 51 stafnya terinfeksi virus Corona. Foto/TBS
A+ A-
NEW YORK - Sedikitnya 51 staf PBB di seluruh dunia dinyatakan positif terinfeksi virus Corona baru, COVID-19. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara PBB Stephane Dujarric.

"Jumlah terbaru staf PBB yang dikonfirmasi (terinfeksi virus Corona) di seluruh jaringan adalah 51," kata Dujarric ketika ditanya tentang rincian personil PBB yang terkena virus Corona baru seperti dilansir dari Sputnik, Rabu (25/3/2020).

Dujarric mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah memutuskan untuk mengurangi waktu yang dihabiskannya di markas besar PBB di New York dan bekerja dari rumah.



Karena semua staf PBB yang tidak berkepentingan telah diinstruksikan untuk bekerja dari rumah, jumlah karyawan yang masuk ke gedung markas PBB pada hari Selasa turun menjadi sekitar 130 dari yang biasanya 11.000.

Selain itu, mengikuti pedoman dari otoritas Negara Bagian New York untuk memaksimalkan jarak sosial, anggota Dewan Keamanan PBB juga memutuskan untuk mengalihkan pertemuan pribadi mereka ke konferensi video. Sebelumnya pada hari itu, mereka mengadakan pertemuan virtual tentang pembaruan dari misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

Sebelumnya, markas PBB di Jenewa, Swiss, akan ditutup sementara waktu. Penutupan ini dilakukan setelah adanya salah seorang staf badan PBB yang terkonfirmasi terinfeksi virus Corona baru, Covid-19.

"Setelah beberapa kasus Covid-19 dikonfirmasi di organisasi internasional di Jenewa, termasuk satu di Palais des Nations, dari 16/3 semua staf PBB yang berbasis di Palais akan bekerja dari jarak jauh, kecuali jika kehadiran fisik mereka di gedung dianggap perlu," kata PBB Jenewa dalam sebuah pernyataan. (Baca: Staf Terinfeksi Virus Corona, Markas PBB di Jenewa Ditutup)
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak