Trump: India dan Pakistan Sepakat untuk Gencatan Senjata
Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada hari Sabtu, militer Pakistan mengatakan telah meluncurkan operasi terhadap India, sebagai balasan atas peluncuran rudal India ke pangkalan militer utama, termasuk satu pangkalan yang dekat dengan ibu kota Islamabad.
Beberapa jam kemudian, ledakan dilaporkan terjadi di Kashmir yang dikelola India, termasuk Srinagar, kota terbesar di wilayah tersebut, dan kota Jammu.
Penyebab ledakan tersebut belum jelas.
Pakistan meluncurkan serangan pada hari Sabtu sebagai bagian dari 'Operasi Banyan Marsoos,' kata Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.
Sharif mengatakan Pakistan pada hari Sabtu telah memberikan "respons yang kuat dan terkoordinasi dengan baik terhadap agresi India yang tidak beralasan," dan menuduh India meluncurkan "serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Pakistan, yang menargetkan Pangkalan Udara Noor Khan dan lokasi lain pagi ini, yang menewaskan warga sipil yang tidak bersalah."
"Hari ini, kami telah menyampaikan balasan yang menggema dan membalas darah orang yang tidak bersalah," kata Sharif. "Kami bangga dengan angkatan bersenjata kami."
Beberapa jam kemudian, ledakan dilaporkan terjadi di Kashmir yang dikelola India, termasuk Srinagar, kota terbesar di wilayah tersebut, dan kota Jammu.
Penyebab ledakan tersebut belum jelas.
Pakistan meluncurkan serangan pada hari Sabtu sebagai bagian dari 'Operasi Banyan Marsoos,' kata Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.
Sharif mengatakan Pakistan pada hari Sabtu telah memberikan "respons yang kuat dan terkoordinasi dengan baik terhadap agresi India yang tidak beralasan," dan menuduh India meluncurkan "serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Pakistan, yang menargetkan Pangkalan Udara Noor Khan dan lokasi lain pagi ini, yang menewaskan warga sipil yang tidak bersalah."
"Hari ini, kami telah menyampaikan balasan yang menggema dan membalas darah orang yang tidak bersalah," kata Sharif. "Kami bangga dengan angkatan bersenjata kami."
(ahm)
Lihat Juga :