Profil Theodorus I, Paus Kelahiran Palestina yang Jarang Diketahui

Sabtu, 10 Mei 2025 - 14:00 WIB
loading...
Profil Theodorus I,...
Paus Theodorus I berasal dari Palestina. Foto/wikimedia
A A A
VATIKAN - Paus Theodorus I menjadi salah satu bagian menarik dalam sejarah kepausan Gereja Katolik. Ia menjabat sebagai Paus ke-73 dan dikenal sebagai sosok yang tegas, berkomitmen tinggi terhadap doktrin gereja, dan terlibat dalam berbagai kebijakan penting pada zamannya.

Sepanjang sejarahnya, Gereja Katolik telah dipimpin banyak sosok berbeda. Dari sekian nama, salah satunya adalah Paus Theodorus I.

Lebih jauh, seperti apa sosok dari Paus Theodorus I? Berikut sekelumit profilnya yang bisa diketahui.

Profil Theodorus I


Paus Theodorus I adalah Paus ke-73 Gereja Katolik. Ia memimpin sejak 642 hingga kematiannya pada 649 M.

Melansir Catholic Herald, Paus Theodorus I lahir di Yerusalem, Palestina. Latar belakang tersebut menjadikannya salah satu pemimpin gereja yang berasal dari Timur Tengah.

Meski lahir di Yerusalem, beberapa sumber meyakini Theodorus I memiliki darah keturunan Yunani. Ayahnya yang juga bernama Theodorus pernah menjadi seorang uskup di Yerusalem.

Berasal dari lingkungan keluarganya yang religius telah membentuk minat Theodorus terhadap agama.

Sejak kecil, ia dikenal rendah hati, rajin berdoa, dan sering mengunjungi tempat-tempat suci di Yerusalem untuk merenungkan penderitaan Kristus.

Saat memimpin gereja, Theodorus I dikenal sangat membela pemahaman ortodoks tentang sifat ganda Kristus terhadap ajaran sesat Monotelit dan mengucilkan mereka yang menyebarkannya.

Di eranya, Yerusalem pernah mengalami gejolak besar setelah penaklukan Muslim di Levant. Akibatnya, banyak klerus Suriah dan Palestina, termasuk Theodorus, mengungsi ke Roma.

Saat menetap di Roma, ia melanjutkan pelayanan gerejawi dan memperdalam pengetahuan teologinya, terutama dalam bahasa Yunani.

Sekitar tahun 640, ia diangkat sebagai kardinal diakon, sebelum akhirnya menjadi kardinal penuh.

Pada 642, Theodorus terpilih sebagai Paus menggantikan Yohanes IV. Pemilihannya didukung oleh eksark Ravenna yang mewakili Kaisar Bizantium di Italia.

Masa kepausan Theodorus I didominasi perjuangan melawan Monotelitisme, ajaran sesat yang menyatakan Kristus hanya memiliki satu kehendak (ilahi) dan tidak memiliki kehendak manusiawi.

Meski usahanya kurang berdampak di Konstantinopel, Theodorus berhasil meningkatkan oposisi terhadap Monotelitisme di Barat.

Di masa pemerintahannya, ia juga pernah menolak mengakui Paulus II sebagai Patriark Konstantinopel karena penggantian pendahulunya, Pyrrhus I, tidak sesuai aturan kanonik.

Theodorus I meninggal dunia pada 649 M di Roma. Ia kemudian dimakamkan di Basilika Santo Petrus.

Baca juga: BREAKING NEWS! Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved