Perang Nuklir Membayangi, Ledakan Besar Guncang Kashmir India, Wilayah Udara Ditutup

Sabtu, 10 Mei 2025 - 11:06 WIB
loading...
Perang Nuklir Membayangi,...
Asap mengepul setelah serangan di wilayah Kashmir yang dikontrol India. Foto/X
A A A
ISLAMABAD - Perang antara India dan Pakistan semakin mencekam. Ledakan besar berulang kali terdengar di Kashmir yang dikelola India.

Jurnalis Umar Mehraj, yang melaporkan dari Srinagar, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sekitar pukul 5:45 pagi waktu setempat (23:45 GMT), penduduk mendengar ledakan keras di Kashmir yang dikelola India di dekat Garis Kontrol (LoC).

"Tidak jelas apakah serangan itu dilancarkan oleh Pakistan," ujar dia, tetapi menambahkan, “Ledakan itu lebih keras dan lebih intens daripada ledakan yang dilaporkan sebelumnya pada hari Jumat.”

"Ini adalah salah satu bentrokan paling intens yang pernah kita lihat dalam beberapa tahun terakhir," papar dia.

Mehraj juga melaporkan tentang pemadaman listrik dan sirene serangan udara yang meraung-raung di daerah tersebut setelah ledakan tersebut.

Kementerian Penerbangan Sipil India telah mengeluarkan serangkaian Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM) yang mengumumkan penutupan sementara 32 bandara di seluruh utara dan barat negara itu untuk semua operasi penerbangan sipil.

Penutupan akan berlaku mulai 9-14 Mei dan bandara yang terkena dampak meliputi negara bagian Punjab, Rajasthan, Himachal Pradesh, Haryana, dan Gujarat di India, serta Kashmir yang dikelola India.

Setelah serangan di lapangan terbang, yang mengguncang kota Rawalpindi pada dini hari dan setelah beberapa hari mengirim pesawat nirawak bunuh diri ke seluruh Pakistan, angkatan udara India menyerang pangkalan udara Pakistan dengan amunisi jarak jauh, yang berarti mereka pasti telah menembakkannya dari jarak jauh.

Setelah itu, Pakistan melancarkan serangan balasan besar-besaran.

“Saat kita berbicara, kita diberi tahu bahwa pesawat nirawak masih terbang di atas Delhi,” ungkap laporan jurnalis Aljazeera.

Pakistan telah menyerang beberapa pangkalan militer garis depan utama India. Mereka mengklaim telah menghancurkan baterai rudal, mereka telah menghancurkan beberapa lapangan terbang, dan mereka telah menyerang posisi senjata artileri.

Perdana menteri Pakistan telah mengadakan pertemuan Otoritas Komando Nasional. Kini ini adalah langkah yang lebih tinggi karena ini berkaitan dengan senjata nuklir Pakistan, dan oleh karena itu, situasinya sangat kritis.

Baca juga: BREAKING NEWS! Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved