Langka, Pesawat Turki Kerjai Jet Tempur Israel saat Bombardir Suriah

Minggu, 04 Mei 2025 - 10:47 WIB
loading...
A A A
Hanya dua hari sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki telah meminta Israel untuk menghentikan serangan udaranya, dengan memperingatkan: "Pada tahap yang sensitif ini bagi Suriah, merupakan tugas masyarakat internasional untuk berkontribusi dalam membangun keamanan dan stabilitas di Suriah."

"Dalam konteks ini, Israel harus mengakhiri serangan udaranya, yang merusak upaya menuju persatuan dan integritas teritorial Suriah," imbuh pernyataan kementerian tersebut.

Dalam perkembangan yang mengejutkan, beberapa sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Minggu (4/5/2025) bahwa sebuah helikopter militer Israel mendarat sebentar di Suwayda sebelum berangkat, tanpa alasan yang jelas.

Militer Israel kemudian mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan baterai antipesawat dan infrastruktur rudal permukaan-ke-udara Suriah, dengan menyatakan bahwa mereka akan terus bertindak sebagaimana diperlukan untuk melindungi warga negara Israel.

Serangan yang paling bermuatan politis terjadi sehari sebelumnya, di dekat istana presiden di Damaskus. Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant membingkai serangan itu sebagai "pesan peringatan" kepada pemerintah Suriah, bersumpah untuk tidak menoleransi pengerahan pasukan di selatan Damaskus atau ancaman terhadap minoritas Druze.

Israel telah mencoba memposisikan dirinya sebagai "pelindung" komunitas Druze di Suriah, dengan mengatakan bahwa mereka telah campur tangan di negara itu untuk melindungi mereka.

Namun, sebagian besar komunitas Druze Suriah telah menjauhkan diri dari Israel dan pada hari Jumat, sebuah serangan udara Israel di provinsi Suwayda di Suriah selatan menewaskan empat warga Druze.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved