8 Sekutu Zionis yang Membantu Pemadaman Kebakaran di Israel, Salah Satunya Musuh Rusia
Sabtu, 03 Mei 2025 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu organisasi yang mengelola hutan Israel mengatakan bahwa kebakaran terjadi dalam kondisi yang sempurna untuk menyebar: musim dingin dengan sedikit hujan, cuaca panas dan kering, serta angin kencang yang terus berubah arah.
Anat Gold, direktur wilayah tengah Israel untuk Dana Nasional Yahudi, yang dikenal dengan akronim Ibrani KKL, yang mengelola hutan, menanam pohon, dan mempromosikan pemukiman di Tanah Suci, mengatakan bahwa kebakaran sebagian besar telah terkendali. Namun, ia menambahkan bahwa para pekerja kesulitan untuk membajak zona penyangga dan sekat api karena titik yang sama terus menerus terbakar akibat angin yang berubah dengan cepat.
Gold mengatakan perubahan iklim, yang mengakibatkan berkurangnya curah hujan di wilayah tersebut, berkontribusi terhadap keganasan kebakaran. "Tentu saja, ketika terjadi serangkaian tahun kekeringan, itu menjadi lahan yang subur untuk kebakaran," katanya.
Pada tahun 2010, kebakaran hutan besar terjadi selama empat hari di Gunung Karmel di Israel utara, menewaskan 44 orang dan menghancurkan sekitar 12.000 hektar lahan, yang sebagian besar berupa hutan.
Anat Gold, direktur wilayah tengah Israel untuk Dana Nasional Yahudi, yang dikenal dengan akronim Ibrani KKL, yang mengelola hutan, menanam pohon, dan mempromosikan pemukiman di Tanah Suci, mengatakan bahwa kebakaran sebagian besar telah terkendali. Namun, ia menambahkan bahwa para pekerja kesulitan untuk membajak zona penyangga dan sekat api karena titik yang sama terus menerus terbakar akibat angin yang berubah dengan cepat.
Gold mengatakan perubahan iklim, yang mengakibatkan berkurangnya curah hujan di wilayah tersebut, berkontribusi terhadap keganasan kebakaran. "Tentu saja, ketika terjadi serangkaian tahun kekeringan, itu menjadi lahan yang subur untuk kebakaran," katanya.
Pada tahun 2010, kebakaran hutan besar terjadi selama empat hari di Gunung Karmel di Israel utara, menewaskan 44 orang dan menghancurkan sekitar 12.000 hektar lahan, yang sebagian besar berupa hutan.
(ahm)
Lihat Juga :