Hamas Peringatkan Gaza dalam Fase Kelaparan Total, Israel Perluas Operasi Militer

Sabtu, 03 Mei 2025 - 06:15 WIB
loading...
Hamas Peringatkan Gaza...
Anak-anak di Gaza mengalami gizi buruk akibat blokade Israel. Foto/aljazeera
A A A
GAZA - Pejabat Hamas Abdel Rahman Shadid mengatakan Gaza telah memasuki fase "kelaparan total" dan "malnutrisi akut".

Dia menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai "senjata perang yang disengaja" untuk menundukkan warga Palestina.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di Telegram kelompok tersebut, Shadid mengatakan, "Anak-anak sekarat karena kekurangan susu, bukan hanya karena bom."

Ia mengutuk penolakan berulang kali pemerintah Israel terhadap perjanjian gencatan senjata dan mengatakan para pejuang dari Hamas dan faksi-faksi lain telah mengubah medan perang menjadi "zona gesekan" di mana pasukan Israel "tersandung tanpa mencapai tujuan mereka".

Shadid mengatakan serangan Israel juga terus berlanjut di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki, termasuk penghancuran rumah-rumah dan pemindahan ribuan warga Palestina.

"Terlepas dari kejahatan pendudukan, perlawanan semakin kuat dan terus mengganggu rencana Israel," tegas dia.

Ia menegaskan kembali, Hamas siap menegosiasikan kesepakatan pertukaran tahanan, dengan menyatakan posisi kelompok tersebut didasarkan pada perjanjian pertukaran komprehensif yang dikaitkan dengan gencatan senjata penuh dan penarikan penuh Israel.

Sementara itu, Saluran 12 Israel melaporkan pemerintah dan tentara Zionis telah memutuskan memperluas operasi militer mereka di Gaza.

Laporan tersebut menambahkan, puluhan ribu tentara cadangan telah dikerahkan.

Baca juga: 5 Negara yang Menolak Membantu Padamkan Kebakaran Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved