Satelit Rahasia Rusia yang Diduga Terhubung Senjata Nuklir Berputar di Luar Kendali

Minggu, 27 April 2025 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Namun menurut pengamatan terbaru Slingshot, Cosmos 2553 tampaknya telah stabil. Itu disampaikan Belinda Marchand, Kepala Bidang Sains perusahaan tersebut.

Layanan pelacakan ruang angkasa komersial relatif baru tetapi berkembang pesat dan sangat diminati karena jumlah satelit sipil dan militer di luar angkasa melonjak.

Departemen Pertahanan AS dan militer negara-negara lain, yang ingin menghindari kesalahan perhitungan militer, telah menjadikan penglihatan yang lebih baik di orbit sebagai prioritas tinggi untuk membedakan dengan lebih baik antara berbagai jenis manuver pesawat ruang angkasa dan apakah objek tersebut merupakan aset sipil atau militer.

Rusia, kata juru bicara Komando Luar Angkasa AS, telah mengeklaim misi Cosmos 2553 adalah untuk menguji instrumen di dalam pesawat dalam lingkungan dengan radiasi tinggi. "Tetapi ini tidak sesuai dengan karakteristiknya," kata juru bicara komando tersebut.

"Ketidakkonsistenan ini, ditambah dengan keinginan yang ditunjukkan untuk menargetkan objek AS dan sekutu di orbit, meningkatkan risiko kesalahan persepsi dan eskalasi," imbuh dia.

Cosmos 2553 adalah salah satu dari lusinan satelit Rusia di luar angkasa yang diduga terkait dengan program militer dan intelijennya. Negara tersebut telah memandang Starlink milik SpaceX, konstelasi ribuan satelit yang tangguh, sebagai target militer yang sah karena pasukan Ukraina menggunakan layanan tersebut bersama dengan senjata di medan perang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Murka! Iran: Kami Berhak...
Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved