Paus Fransiskus Dimakamkan Besok, Jet Tempur dan Sniper Dikerahkan
Jum'at, 25 April 2025 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Jet tempur bersiaga dan unit sniper polisi khusus dikerahkan di atap gedung-gedung di sepanjang Via della Conciliazione, jalan besar yang mengarah ke Lapangan Santo Petrus.
Zona larangan terbang 24 jam di atas Roma sudah diberlakukan.
Daftar tamu VIP politik untuk pemakaman tersebut meliputi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Argentina Javier Milei.
Raja Belgia dan Spanyol akan hadir, begitu pula Pangeran William dari Inggris.
Secara keseluruhan, diperkirakan ada 150 hingga 170 delegasi— dan semuanya akan membutuhkan pengawalan polisi.
Untuk pemakaman Yohanes Paulus II pada bulan April 2005, lebih dari 10.000 petugas penegak hukum dikerahkan di Kota Abadi, yang menampung sekitar 200 delegasi.
Saat jenazah Paus Fransiskus disemayamkan, polisi Italia mendirikan pos pemeriksaan di sekitar Vatikan.
"Seluruh area St Peter, dan bukan hanya itu, akan dikenakan kontrol yang sangat ketat," demikian peringatan Prefek Roma Lamberto Giannini.
Zona larangan terbang 24 jam di atas Roma sudah diberlakukan.
Daftar tamu VIP politik untuk pemakaman tersebut meliputi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Argentina Javier Milei.
Raja Belgia dan Spanyol akan hadir, begitu pula Pangeran William dari Inggris.
Secara keseluruhan, diperkirakan ada 150 hingga 170 delegasi— dan semuanya akan membutuhkan pengawalan polisi.
Kontrol yang Sangat Ketat
Untuk pemakaman Yohanes Paulus II pada bulan April 2005, lebih dari 10.000 petugas penegak hukum dikerahkan di Kota Abadi, yang menampung sekitar 200 delegasi.
Saat jenazah Paus Fransiskus disemayamkan, polisi Italia mendirikan pos pemeriksaan di sekitar Vatikan.
"Seluruh area St Peter, dan bukan hanya itu, akan dikenakan kontrol yang sangat ketat," demikian peringatan Prefek Roma Lamberto Giannini.
Lihat Juga :