Angkatan Laut Inggris Takut dengan Kapal Pesiar Mewah Rusia

Senin, 07 April 2025 - 20:15 WIB
loading...
Angkatan Laut Inggris...
Kapal pesiar mewah milik orang kaya Rusia. Foto/lurssen
A A A
LONDON - Angkatan Laut Inggris yakin kapal pesiar mewah milik orang-orang kaya Rusia memata-matai kapal selam nuklir Inggris.

Kabar itu dilaporkan Sunday Times, mengutip tiga sumber pertahanan.

“Angkatan Laut memiliki intelijen yang kredibel bahwa, sebelum operasi militer Rusia di Ukraina dimulai pada tahun 2022, kapal pesiar mungkin telah digunakan untuk melakukan pengintaian bawah air di sekitar Inggris," klaim surat kabar tersebut.

Sunday Times menyatakan beberapa kapal memiliki kolam bulan yang dapat digunakan secara diam-diam untuk meluncurkan dan mengambil peralatan selam dan renaisans laut dalam.

Surat kabar tersebut mengutip seorang menteri luar negeri yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan, pada tahun 2018, kapal serbu amfibi HMS Albion harus meninggalkan pelabuhan Limassol di Siprus lebih awal setelah "satu kapal pesiar besar milik seorang oligarki berhenti di sampingnya."

“Angkatan Laut telah menemukan sejumlah sensor yang diyakini milik Rusia di perairan sekitar Inggris,” ungkap surat kabar itu.

Laporan itu menambahkan, teori Inggris adalah Moskow memata-matai empat kapal selam Vanguard berkemampuan nuklir milik Inggris.

Awal tahun ini, The Sun melaporkan Angkatan Laut Inggris melakukan pencarian selama berhari-hari untuk melacak suara yang diyakini berasal dari kapal selam siluman Rusia.

Suara mencurigakan itu kemudian dilaporkan berasal dari paus yang sedang kentut.

Pada tahun 2014, Swedia meluncurkan operasi besar untuk mencari kapal selam Rusia yang diduga sebagai kapal sipil.

Baca juga: 90% Permukiman Warga Palestina di Rafah Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved