Dituding Antek Genosida Israel di Gaza, CEO Microsoft AI Dihujat Habis-habisan
Minggu, 06 April 2025 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Protes Abu al-Saad membuat Suleyman menghentikan pidatonya.
Abu al-Saad kemudian melemparkan keffiyeh Palestina, simbol solidaritas dengan rakyat Palestina, ke atas panggung dan menuduh Suleyman dan rombongannya “berlumuran darah” sebelum digiring keluar dari tempat acara.
Suleyman menanggapi dengan singkat, dengan mengatakan, “Terima kasih atas protes Anda. Saya mendengarkan Anda.”
Kemudian dalam acara tersebut, karyawan Microsoft kedua, Vania Agrawal, juga mengganggu jalannya acara selama penampilan bersama yang langka oleh Bill Gates, Steve Ballmer, dan CEO saat ini Satya Nadella. Ini pertama kalinya ketiga CEO Microsoft tampil bersama di depan umum sejak 2014.
Protes publik tersebut menyusul perbedaan pendapat internal sebelumnya. Pada bulan Februari, lima karyawan dikeluarkan dari pertemuan pribadi dengan Nadella setelah menolak kontrak perusahaan dengan pemerintah Israel.
Protes ini terjadi di tengah pengawasan baru terhadap peran Microsoft dalam memasok teknologi ke Israel.
Investigasi Associated Press baru-baru ini mengungkapkan perangkat AI Microsoft dan OpenAI digunakan dalam program militer Israel yang membantu mengidentifikasi target selama serangan udara di Gaza dan Lebanon.
Abu al-Saad kemudian melemparkan keffiyeh Palestina, simbol solidaritas dengan rakyat Palestina, ke atas panggung dan menuduh Suleyman dan rombongannya “berlumuran darah” sebelum digiring keluar dari tempat acara.
Suleyman menanggapi dengan singkat, dengan mengatakan, “Terima kasih atas protes Anda. Saya mendengarkan Anda.”
Kemudian dalam acara tersebut, karyawan Microsoft kedua, Vania Agrawal, juga mengganggu jalannya acara selama penampilan bersama yang langka oleh Bill Gates, Steve Ballmer, dan CEO saat ini Satya Nadella. Ini pertama kalinya ketiga CEO Microsoft tampil bersama di depan umum sejak 2014.
Protes publik tersebut menyusul perbedaan pendapat internal sebelumnya. Pada bulan Februari, lima karyawan dikeluarkan dari pertemuan pribadi dengan Nadella setelah menolak kontrak perusahaan dengan pemerintah Israel.
Protes ini terjadi di tengah pengawasan baru terhadap peran Microsoft dalam memasok teknologi ke Israel.
Investigasi Associated Press baru-baru ini mengungkapkan perangkat AI Microsoft dan OpenAI digunakan dalam program militer Israel yang membantu mengidentifikasi target selama serangan udara di Gaza dan Lebanon.
Lihat Juga :