Hamas: Sandera Akan Pulang dalam Peti Mati Jika Israel Coba Membebaskan dengan Paksa

Kamis, 27 Maret 2025 - 08:48 WIB
loading...
Hamas: Sandera Akan...
Hamas memperingatkan bahwa para sandera Israel akan pulang dalam peti mati jika militer Zionis mencoba membebaskan mereka dengan paksa dan terus meluncurkan serangan udara di Jalur Gaza. Foto/Mehr News
A A A
GAZA - Kelompok Hamas memperingatkan bahwa para sandera Israel akan pulang dalam peti mati jika militer Zionis mencoba membebaskan mereka dengan paksa dan terus meluncurkan serangan udara di Jalur Gaza.

Kelompok perlawanan Palestina itu mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Mereka [anggota Hamas] melakukan segala yang mungkin untuk menjaga agar tawanan pendudukan tetap hidup, tetapi pengeboman acak Zionis [Israel] membahayakan nyawa mereka."

"Setiap kali pendudukan mencoba membebaskan tawanannya dengan paksa, mereka akhirnya membawa mereka pulang dalam peti mati," lanjut Hamas, seperti dikutip dari AFP, Kamis (27/3/2025).

Baca Juga: Tawanan Israel di Gaza Peringatkan Bom Zionis Membahayakan Nyawa Mereka

Israel memulai kembali serangan udara yang intens di Jalur Gaza yang berpenduduk padat pada minggu lalu, diikuti oleh operasi darat, menghancurkan ketenangan relatif yang diberikan oleh gencatan senjata Januari.

Sejak Israel melanjutkan operasi militernya di Gaza, setidaknya 830 warga Palestina telah tewas, menurut kementerian kesehatan di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Rabu memperingatkan Hamas bahwa Israel akan merebut wilayah di Gaza jika kelompok itu menolak untuk membebaskan para sandera.

Dari 251 sandera yang disandera selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang habis-habisan, 58 masih di antaranya ditahan di Gaza, termasuk 34 yang menurut militer Israel telah tewas.

"Semakin Hamas bersikeras menolak membebaskan sandera kami, semakin kuat tekanan yang akan kami berikan," kata Netanyahu kepada Knesset atau Parlemen Zionis.

"Saya sampaikan ini kepada rekan-rekan saya di Knesset, dan saya sampaikan juga kepada Hamas: Ini termasuk perebutan wilayah, bersama dengan tindakan lain yang tidak akan saya uraikan di sini,” paparnya.

Pernyataannya muncul beberapa hari setelah Menteri Pertahanan Israel Katz mengancam akan mencaplok sebagian wilayah Gaza kecuali Hamas membebaskan sandera Israel yang tersisa.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Katz mengatakan: "Saya memerintahkan (tentara) untuk merebut lebih banyak wilayah di Gaza. Semakin Hamas menolak membebaskan para sandera, semakin banyak wilayah yang akan hilang, yang akan dianeksasi oleh Israel."

Serangan militer Israel telah menewaskan sedikitnya 50.183 orang di Gaza, sebagian besar warga sipil, sejak perang pecah 7 Oktober 2023, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Tahap pertama gencatan senjata yang mulai berlaku pada 19 Januari menyaksikan Hamas membebaskan 33 sandera Israel dan warga negara ganda, termasuk delapan orang yang tewas, dan Israel membebaskan sekitar 1.800 tahanan Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Sandera Israel yang...
Sandera Israel yang Dibebaskan Hamas Kesehatannya Jauh Lebih Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved