PM Negara NATO Mencela Uni Eropa yang Ingin Perang saat AS Coba Damaikan Rusia-Ukraina

Senin, 24 Maret 2025 - 05:49 WIB
loading...
PM Negara NATO Mencela...
PM Hongaria Viktor Orban mencela Uni Eropa yang strateginya mengejar perang lebih besar saat AS ingin damaikan Rusia-Ukraina. Foto/NATO
A A A
KYIV - Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban mencela Uni Eropa (UE) yang strateginya tentang perang Rusia-Ukraina ”tanpa arah”.

PM negara NATO itu mengatakan sikap Brussels lebih pro-perang, sementara Washington secara aktif bernegosiasi dengan Moskow dan Kyiv untuk mengakhiri perang.

Awal pekan lalu, Hongaria menolak untuk mendukung pernyataan bersama UE tentang Ukraina setelah pertemuan Dewan Eropa di Brussels. Dokumen tersebut menegaskan kembali sikap blok Eropa yang tidak kenal kompromi terhadap perang tersebut dan niatnya untuk lebih memasok senjata kepada Kyiv.

Baca Juga: PM Negara NATO: Merampas Aset Rusia yang Dibekukan Adalah Tindakan Perang

"Saya mencoba mencari kata yang tepat yang tidak menyinggung mereka, tetapi secara akurat menggambarkan situasi; mungkin 'tanpa arah' adalah istilah yang tepat," kata Orban dalam sebuah wawancara dengan Radio Kossuth, ketika diminta untuk menilai strategi Uni Eropa terkait Ukraina dan selama periode pascaperang secara umum.

Pemimpin Hongaria itu memperingatkan bahwa pada suatu saat, orang Eropa akan menemukan diri mereka dalam "situasi di mana semuanya sudah beres”, menekankan bahwa Brussels bahkan tidak akan diperlukan untuk perjanjian yang pada akhirnya dapat dicapai oleh Washington.

Tak lama setelah menjabat pada 20 Januari, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan kampanye diplomatik yang bertujuan untuk memediasi berakhirnya perang Rusia-Ukraina.

Utusan khususnya untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, baru-baru ini memberi sugesti bahwa gencatan senjata lengkap antara Kyiv dan Moskow dapat dicapai dalam beberapa minggu ini.

“Akan ada perjanjian Amerika-Ukraina, perjanjian Amerika-Rusia, dan bahkan perjanjian Rusia-Ukraina yang ditengahi oleh mereka [AS],” kata Orban, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (24/5/2025).

Dia menekankan bahwa blok tersebut telah “mengacaukan segalanya”.

Orban mengingat dirinya telah memperingatkan sebelumnya: ”Kecuali UE mengubah posisi pro-perang kami dan mulai menguraikan dan mendukung sikap Eropa yang independen, kami akan menemukan diri kami persis dalam posisi yang kami hadapi sekarang: masa depan Eropa sedang diselesaikan tanpa kami.”

Pemerintah Hongaria telah lama mengkritik pendekatan UE terhadap perang Rusia-Ukraina karena tidak mampu mengakhiri permusuhan dan merugikan negara-negara anggota blok tersebut.

Orban telah mendesak para pemimpin UE untuk menyelaraskan sikap blok tersebut dengan sikap pemerintahan Trump. Dia menekankan bahwa sementara AS memilih penyelesaian konflik secara damai, UE sedang mengejar kebijakan perang yang lebih besar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved