Rusia dan Ukraina Saling Serang hanya Beberapa Jam setelah Panggilan Telepon antara Putin dan Trump

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:11 WIB
loading...
Rusia dan Ukraina Saling...
Rusia dan Ukraina saling serang hanya beberapa jam setelah panggilan telepon antara Putin dan Trump. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Rusia dan Ukraina melancarkan serangan udara yang merusak infrastruktur masing-masing, beberapa jam setelah Vladimir Putin mengatakan Rusia akan berhenti menargetkan lokasi energi Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan target Rusia termasuk rumah sakit. Ia mengatakan pemimpin Rusia itu pada dasarnya menolak gencatan senjata menyeluruh dalam panggilan teleponnya pada Selasa dengan Presiden AS Donald Trump.

Putin memberi tahu Trump bahwa gencatan senjata penuh hanya akan berhasil jika sekutu Ukraina berhenti memberikan bantuan militer - suatu syarat yang sebelumnya ditolak oleh sekutu Ukraina di Eropa.

Pejabat di wilayah Krasnodar, Rusia selatan, mengatakan bahwa serangan pesawat nirawak Ukraina memicu kebakaran kecil di sebuah depot minyak.

Beberapa jam setelah Putin setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi, Zelensky mengatakan "telah terjadi serangan, khususnya terhadap infrastruktur sipil", termasuk sebuah rumah sakit di Sumy.

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Zelensky mengatakan bahwa Rusia meluncurkan lebih dari 40 pesawat nirawak terhadap Ukraina beberapa jam setelah panggilan telepon antara Trump dan Putin.

"Serangan-serangan malam hari seperti inilah yang dilakukan Rusia yang menghancurkan sektor energi, infrastruktur, dan kehidupan normal warga Ukraina," kata Zelensky, melansir BBC.

"Hari ini, Putin secara efektif menolak usulan gencatan senjata penuh."

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dari 57 pesawat nirawak Ukraina yang dicegat dan dihancurkannya semalam, 35 di antaranya berada di atas wilayah perbatasan Kursk.

Di Belgorod, wilayah Rusia yang berbatasan dengan Ukraina, gubernur mengatakan situasinya "masih sulit". Moskow mengatakan pada hari Selasa bahwa pasukan Ukraina berupaya melakukan serangan darat terhadap Belgorod tetapi berhasil dipukul mundur.

Putin menolak gencatan senjata segera dan penuh di Ukraina, hanya setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi, menyusul panggilan telepon yang sangat dinanti-nantikan dengan Trump.

Pemimpin Rusia menolak untuk menandatangani gencatan senjata komprehensif selama sebulan yang baru-baru ini dikerjakan oleh tim Trump dengan Ukraina di Arab Saudi.

"Perundingan AS tentang Ukraina akan dilanjutkan pada hari Minggu di Jeddah, Arab Saudi, utusan AS untuk Timur Tengah," kata Steve Witkoff.

Sekitar 80% infrastruktur energi Ukraina telah dihancurkan oleh bom Rusia.

Kyiv pada gilirannya telah melakukan serangan pesawat nirawak dan rudal jauh ke dalam wilayah Rusia, pada fasilitas minyak dan gas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Berita Terkini
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved