Warga Gaza Hadapi Kengerian Baru, Netanyahu: Serangan Ini Hanya Permulaan
Rabu, 19 Maret 2025 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
“Pembebasan sebelumnya membuktikan tekanan militer merupakan syarat yang diperlukan untuk membebaskan sandera,” ujar dia.
Sementara itu, juru bicara Hamas Abdel-Latif al-Qanoua mengatakan gerakan tersebut terus berhubungan dengan para mediator.
Dalam pernyataan di Telegram, al-Qanoua mengatakan kelompok tersebut “menangani dengan bertanggung jawab dan positif apa pun yang diusulkan untuk menghentikan agresi dan mencabut pengepungan.”
“Usulan (AS) ada di meja perundingan, dan Hamas tidak menolaknya dan menanganinya secara positif. Netanyahu melanjutkan perang untuk menggagalkan perjanjian tersebut,” ungkap dia.
Juru bicara tersebut menyimpulkan, “Kepentingan Hamas adalah kelanjutan perjanjian tersebut, dan Hamas akan terus berurusan secara fleksibel dan positif dengan para mediator untuk mengusir agresi terhadap rakyat kami dan memaksa pendudukan untuk mematuhi perjanjian tersebut.”
Baca juga: Para Pejabat Pemerintah Gaza Tewas dalam Serangan Terbaru Israel
Sementara itu, juru bicara Hamas Abdel-Latif al-Qanoua mengatakan gerakan tersebut terus berhubungan dengan para mediator.
Dalam pernyataan di Telegram, al-Qanoua mengatakan kelompok tersebut “menangani dengan bertanggung jawab dan positif apa pun yang diusulkan untuk menghentikan agresi dan mencabut pengepungan.”
“Usulan (AS) ada di meja perundingan, dan Hamas tidak menolaknya dan menanganinya secara positif. Netanyahu melanjutkan perang untuk menggagalkan perjanjian tersebut,” ungkap dia.
Juru bicara tersebut menyimpulkan, “Kepentingan Hamas adalah kelanjutan perjanjian tersebut, dan Hamas akan terus berurusan secara fleksibel dan positif dengan para mediator untuk mengusir agresi terhadap rakyat kami dan memaksa pendudukan untuk mematuhi perjanjian tersebut.”
Baca juga: Para Pejabat Pemerintah Gaza Tewas dalam Serangan Terbaru Israel
(sya)
Lihat Juga :