Para Tentara Israel Jual Barang Jarahan yang Dicuri dari Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon

Kamis, 06 Maret 2025 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Dia menegaskan, "Tidaklah tidak masuk akal untuk berpikir bahwa beberapa barang diambil untuk dijual, tetapi saya juga tahu banyak orang menyadari ini melampaui batas yang wajar, jadi mereka berusaha menyembunyikannya. Mereka yang menjual tidak akan langsung ingin membicarakannya dengan teman-teman mereka."

Omar menambahkan mereka yang berwenang tidak melihat masalah dengan tindakan tersebut.

Dia menjelaskan, "Di tingkat yang lebih tinggi, mereka menutup mata," seraya mencatat mereka tidak peduli dengan penanganan penjarahan tersebut.

Prajurit tersebut yakin ada juga penjarahan yang dilakukan para komandan, dengan barang-barang yang bahkan lebih berharga.

Laporan tersebut menyatakan ketika uang atau amunisi ditemukan, prajurit diharuskan memberi tahu atasan mereka, yang kemudian akan memberi tahu Unit Pembersihan Barang Rampasan (Yahpash) dari Direktorat Teknologi dan Logistik Angkatan Darat.

Satu bulan setelah perang Israel di Gaza, unit tersebut melaporkan lima juta shekel (USD1,3 juta) disita dari daerah kantong yang dikepung dan disetorkan ke kas negara.

Saat ini, angkanya mencapai 100 juta shekel (USD27,6 juta) dalam bentuk uang tunai dari Gaza dan Lebanon.

Pekan lalu, laporan baru oleh media Israel Ynet menguraikan sejumlah besar barang berharga yang dicuri tentara Israel dari Suriah, Lebanon, dan Gaza, termasuk kotak-kotak berisi uang tunai senilai hampir USD28 juta, emas batangan, perhiasan mewah, dan 183.000 senjata.

Penjarahan itu begitu meluas sehingga para tentara bercanda bahwa mereka "patah tulang belakang" karena membawa barang-barang curian itu.

Sebagian besar penjarahan dilakukan oleh dan dikumpulkan unit-unit tentara khusus yang didedikasikan untuk "menyita" uang dan properti lainnya dari wilayah "musuh".

Namun, penjarahan "mandiri" oleh tentara juga merajalela. Selama invasi yang sedang berlangsung di Suriah, Lebanon, dan Gaza, tentara Israel telah menyita cukup banyak senjata untuk membentuk pasukan kecil, menurut Ynet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Berita Terkini
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved