Siapa Caro Quintero? Bos Kartel Narkoba Meksiko yang Dikirim ke Penjara AS
Rabu, 05 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Keberhasilan Quintero mengendalikan perdagangan narkoba membuatnya dikenal sebagai "Narco of Narcos". Kesuksesannya juga menarik perhatian pihak berwenang, terutama agen DEA (Drug Enforcement Administration) Amerika Serikat.
Salah satu kejahatan menggemparkan Quintero terjadi pada tahun 1985, tepatnya saat dia terlibat dalam penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan agen DEA, Enrique "Kiki" Camarena. Kiki awalnya membongkar ladang marijuana besar milik kartel, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi bisnis ilegal mereka.
Sebagai pembalasan dendam, Kiki diculik dan disiksa sebelum akhirnya dibunuh. Kejadian ini memicu kemarahan besar dari pemerintah AS yang langsung melancarkan operasi perburuan terhadap Caro Quintero.
Tak lama, Quintero berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman 40 tahun penjara di Meksiko. Pada 2013, dia dibebaskan secara kontroversial oleh pengadilan Meksiko dengan alasan adanya kesalahan prosedural.
Pembebasan Quintero mengejutkan banyak pihak, terutama pemerintah AS yang masih mengincarnya. Setelah bebas, dia sempat kembali ke dunia kriminal dan menjadi sosok penting dalam Kartel Sinaloa.
Selama hampir satu dekade, Quintero menjadi buronan paling dicari oleh FBI dengan hadiah $20 juta bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi tentang keberadaannya. Pada Juli 2022, dia ditangkap kembali oleh pasukan keamanan Meksiko di Sinaloa dalam sebuah operasi besar.
Salah satu kejahatan menggemparkan Quintero terjadi pada tahun 1985, tepatnya saat dia terlibat dalam penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan agen DEA, Enrique "Kiki" Camarena. Kiki awalnya membongkar ladang marijuana besar milik kartel, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi bisnis ilegal mereka.
Sebagai pembalasan dendam, Kiki diculik dan disiksa sebelum akhirnya dibunuh. Kejadian ini memicu kemarahan besar dari pemerintah AS yang langsung melancarkan operasi perburuan terhadap Caro Quintero.
Tak lama, Quintero berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman 40 tahun penjara di Meksiko. Pada 2013, dia dibebaskan secara kontroversial oleh pengadilan Meksiko dengan alasan adanya kesalahan prosedural.
Pembebasan Quintero mengejutkan banyak pihak, terutama pemerintah AS yang masih mengincarnya. Setelah bebas, dia sempat kembali ke dunia kriminal dan menjadi sosok penting dalam Kartel Sinaloa.
Selama hampir satu dekade, Quintero menjadi buronan paling dicari oleh FBI dengan hadiah $20 juta bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi tentang keberadaannya. Pada Juli 2022, dia ditangkap kembali oleh pasukan keamanan Meksiko di Sinaloa dalam sebuah operasi besar.
Lihat Juga :