5 Kartel Narkoba Meksiko Paling Brutal
Rabu, 05 Maret 2025 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Pembunuhan pejabat yang tidak bekerja sama dengan mereka.
Perdagangan manusia dan eksploitasi perempuan.
Kartel del Golfo kini lebih lemah dibandingkan masa kejayaannya, tetapi mereka masih memiliki pengaruh di beberapa wilayah di Meksiko.
La Familia Michoacana awalnya muncul dengan citra sebagai "kartel religius" yang mengklaim memiliki kode moral dan menentang perdagangan narkoba yang merugikan masyarakat Meksiko.
Namun, mereka dengan cepat menjadi salah satu kartel paling kejam.
Metode Brutal:
Eksekusi massal dengan metode sadis.
Pemaksaan penduduk setempat untuk bergabung dengan kartel.
Penyiksaan terhadap pengkhianat dan musuh.
Memaksa pajak dari petani dan pebisnis lokal.
Setelah perpecahan, kelompok Knights Templar muncul sebagai cabang yang lebih kejam, meneruskan teror dan kekerasan terhadap penduduk lokal serta aparat keamanan.
Kartel narkoba di Meksiko telah menciptakan gelombang kekerasan yang mengerikan, tidak hanya terhadap rival mereka tetapi juga terhadap warga sipil dan pemerintah.
Keberadaan mereka diperkuat oleh korupsi yang merajalela dan permintaan tinggi akan narkoba di Amerika Serikat dan Eropa.
Meskipun pemerintah Meksiko telah melakukan berbagai operasi militer untuk menghentikan mereka, kartel-kartel ini terus berkembang dengan taktik baru yang lebih canggih dan brutal.
Perang narkoba di Meksiko masih jauh dari selesai, dengan kartel-kartel besar seperti Sinaloa dan CJNG terus mendominasi dan bersaing untuk menguasai pasar narkoba global.
Baca juga: Rencana Mesir untuk Rekonstruksi Gaza Serukan Pengaturan Tata Kelola Transisi
Perdagangan manusia dan eksploitasi perempuan.
Kartel del Golfo kini lebih lemah dibandingkan masa kejayaannya, tetapi mereka masih memiliki pengaruh di beberapa wilayah di Meksiko.
5. La Familia Michoacana dan Cabang Mereka (Knights Templar)
La Familia Michoacana awalnya muncul dengan citra sebagai "kartel religius" yang mengklaim memiliki kode moral dan menentang perdagangan narkoba yang merugikan masyarakat Meksiko.
Namun, mereka dengan cepat menjadi salah satu kartel paling kejam.
Metode Brutal:
Eksekusi massal dengan metode sadis.
Pemaksaan penduduk setempat untuk bergabung dengan kartel.
Penyiksaan terhadap pengkhianat dan musuh.
Memaksa pajak dari petani dan pebisnis lokal.
Setelah perpecahan, kelompok Knights Templar muncul sebagai cabang yang lebih kejam, meneruskan teror dan kekerasan terhadap penduduk lokal serta aparat keamanan.
Kartel narkoba di Meksiko telah menciptakan gelombang kekerasan yang mengerikan, tidak hanya terhadap rival mereka tetapi juga terhadap warga sipil dan pemerintah.
Keberadaan mereka diperkuat oleh korupsi yang merajalela dan permintaan tinggi akan narkoba di Amerika Serikat dan Eropa.
Meskipun pemerintah Meksiko telah melakukan berbagai operasi militer untuk menghentikan mereka, kartel-kartel ini terus berkembang dengan taktik baru yang lebih canggih dan brutal.
Perang narkoba di Meksiko masih jauh dari selesai, dengan kartel-kartel besar seperti Sinaloa dan CJNG terus mendominasi dan bersaing untuk menguasai pasar narkoba global.
Baca juga: Rencana Mesir untuk Rekonstruksi Gaza Serukan Pengaturan Tata Kelola Transisi
(sya)
Lihat Juga :