alexametrics

Trump Minta Dana Rp35 Triliun untuk Perangi Virus Corona

loading...
Trump Minta Dana Rp35 Triliun untuk Perangi Virus Corona
Penumpang tiba di bandara LAX dari Shanghai, China. Foto/REUTERS
A+ A-
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump minta dana USD2,5 miliar (Rp35 triliun) pada Kongres untuk memerangi penyebaran virus corona.

Dari dana tersebut, lebih dari USD1 miliar (Rp14 triliun) untuk vaksin. Dengan pasar keuangan yang melemah karena khawatir dengan dampak virus itu, wabah tersebut dapat berdampak besar pada ekonomi global.

Pemerintahan Trump ingin menunjukkan kesiapan dalam memerangi virus itu meski sejauh ini hanya ada beberapa kasus di AS.



Virus itu telah menyebar ke 29 negara dan wilayah di luar China daratan, dengan wabah di Korea Selatan (Korsel), Iran dan Italia.

"Pemerintahan Trump terus menganggap penyebaran Penyakit Virus Corona Covid-19 dengan sangat serius. Hari ini, pemerintah mengirim ke Kongres rencana dana tambahan USD2,5 miliar untuk mempercepat pengembangan vaksin, mendukung kesiapan dan aktivitas respon serta mendapatkan lebih banyak peralatan dan persediaan," papar Rachel Semmel, juru bicara Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih.

"Uang itu akan digunakan untuk terapi, pengembangan vaksin, dan persediaan peralatan pelindung pribadi seperti masker," ungkap Gedung Putih.

Permintaan USD2,5 miliar itu USD1,5 miliar merupakan pendanaan baru. Sisanya akan berasal dari dana yang telah dianggarkan Kongres, seperti uang yang tak terpakai untuk memerangi virus Ebola.

Pemerintah memerlukan persetujuan Kongres untuk mengalihkan uang itu untuk memerangi virus corona.

Ketua Komite Alokasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dari Partai Demokrat Nita Lowey menyatakan, "Permintaan dana oleh pemerintah Trump sangat tidak cukup untuk melindungi rakyat AS dari wabah virus corona yang mematikan itu."

Ketua DPR Nancy Pelosi menganggap permintaan dana tambahan itu sangat tidak cukup untuk menghadapi kondisi darurat itu. "DPR akan mengajukan paket pendanaan kuat dan strategis yang sepenuhnya sesuai dengan skala dan keseriusan krisis kesehatan publik ini," papar Pelosi.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak