Siapa Ernesto Muinuchi Kapinga? Kakek Asal Afrika yang Memiliki 16 Istri, 104 Anak, dan 144 Cucu
Sabtu, 01 Maret 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
"Di sini, setiap orang memiliki perannya masing-masing," kata sang patriark. "Setiap istri memiliki rumah sendiri, dapurnya sendiri, tidak ada persaingan. Setiap orang tahu tempatnya, kami bertani bersama, kami makan bersama, kami bekerja bersama. Ini bukan hanya rumah, ini adalah sistem, dan berhasil."
“Orang-orang mengira saya yang mengendalikan segalanya,” kata Kapinga. “Namun, kenyataannya, para wanita menjaga keutuhan keluarga ini. Saya hanya di sini untuk membimbing mereka.”
Yang menarik, Mzee Ernesto Muinuchi Kapinga mengakui bahwa ia terkadang kesulitan mengingat nama semua anak dan cucunya. Ia mengaku mengingat sekitar 50 nama di antaranya. Ia mengaku mengingat sisanya saat melihat wajah mereka.
Keluarga besar Kapinga seharusnya lebih besar, tetapi ia telah kehilangan 40 anak karena sakit dan kecelakaan. Dia berduka dan mengingat mereka, tetapi dia terus maju karena dia memiliki lebih banyak keturunan yang masih hidup yang membutuhkan perhatiannya terus-menerus.
4. Bergantung pada Hasil Pertanian dan Peternakan
Jadi, bagaimana seseorang bisa memberi makan ratusan orang? Nah, tampaknya, seluruh keluarga bergantung pada kerja keras mereka sendiri untuk bertahan hidup, mereka sepenuhnya bergantung pada hasil panen dan ternak mereka untuk makanan. Mereka menanam jagung, kacang-kacangan, singkong, dan pisang. Sementara itu, apa yang tidak mereka konsumsi sendiri, mereka perdagangkan atau jual untuk mendapatkan barang lain.“Orang-orang mengira saya yang mengendalikan segalanya,” kata Kapinga. “Namun, kenyataannya, para wanita menjaga keutuhan keluarga ini. Saya hanya di sini untuk membimbing mereka.”
5. Keterbukaan Jadi Kunci
Semua istri mengaku selalu membicarakan masalah mereka secara terbuka dan tidak membiarkan dendam mengancam keutuhan rumah tangga. Jika mereka tidak dapat menyelesaikan masalah di antara mereka sendiri, mereka menyampaikan masalah tersebut kepada Ernesto. Ernesto mendengarkan mereka, tidak memihak, tetapi hanya memberi mereka nasihat. Rupanya, sistem itu sejauh ini berjalan dengan sempurna.Yang menarik, Mzee Ernesto Muinuchi Kapinga mengakui bahwa ia terkadang kesulitan mengingat nama semua anak dan cucunya. Ia mengaku mengingat sekitar 50 nama di antaranya. Ia mengaku mengingat sisanya saat melihat wajah mereka.
Keluarga besar Kapinga seharusnya lebih besar, tetapi ia telah kehilangan 40 anak karena sakit dan kecelakaan. Dia berduka dan mengingat mereka, tetapi dia terus maju karena dia memiliki lebih banyak keturunan yang masih hidup yang membutuhkan perhatiannya terus-menerus.
(ahm)
Lihat Juga :