alexametrics

Goldman Sachs Menyatakan Tak Bersalah dalam Skandal 1MDB

loading...
Goldman Sachs Menyatakan Tak Bersalah dalam Skandal 1MDB
Kantor Pusat Goldman Sachs di Manhattan, New York City, Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Carlo Allegri
A+ A-
KUALA LUMPUR - Tiga unit Goldman Sachs menyatakan tidak bersalah dalam tuduhan telah menyesatkan para investor terkait penjualan obligasi senilai USD6,5 miliar yang dikelola bank investasi itu untuk 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) memperkirakan dana USD4,5 miliar disalahgunakan dari 1MDB antara 2009 dan 2014, termasuk beberapa dana yang dikumpulkan dengan bantuan Goldman Sachs.

Kejaksaan Malaysia mengajukan daktaan pada Desember 2018 terhadap beberapa unit Goldman Sachs yang berbasis di London, Hong Kong dan Singapura, karena dituduh menyesatkan para investor dengan membuat pernyataan yang tidak benar dan menyembunyikan fakta-fakta penting terkait penerbitan obligasi 1MDB.



"Perwakilan Goldman Sachs menyatakan tidak bersalah setelah dakwaan dibacakan di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur pada Senin (24/2)," papar laporan Bernama.

"Pengadilan menetapkan sidang pada November, dengan jadwal hingga April 2021," ungkap Bernama.

Goldman Sachs secara konsisten menyangkal melakukan kesalahan. Menurut mereka, beberapa anggota mantan pemerintahan Malaysia dan 1MDB berbohong tentang bagaimana hasil penjualan obligasi itu akan digunakan.

Malaysia menyatakan ingin mendapatkan USD7,5 miliar sebagai ganti rugi dari Goldman terkait kesepakatan dengan 1MDB yang dibentuk pada 2009 oleh Najib Razak yang saat itu menjabat sebagai perdana menteri.

Najib yang kalah pemilu Mei 2018 menghadapi 42 dakwaan kriminal terkait kerugian di 1MDB dan lembaga negara lainnya. Dia juga menyatakan tidak bersalah.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak