Anggap Hibah, Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS

Senin, 24 Februari 2025 - 12:46 WIB
loading...
A A A
Dia mengeklaim bahwa negosiatornya membuat kemajuan yang baik dalam pembicaraan dengan pihak Amerika, yang seharusnya telah membatalkan tuntutan awal mereka sebesar USD500 miliar.

Sementara itu, dalam sebuah artikel pada hari Sabtu, New York Times, mengutip pejabat Ukraina yang tidak disebutkan namanya, mengeklaim bahwa versi perjanjian yang direvisi oleh Washington tampak "bahkan lebih sulit" daripada versi sebelumnya.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Jumat, Trump memperingatkan: "Kita akan menandatangani kesepakatan atau akan ada banyak masalah dengan [Ukraina]."

Dia menjelaskan bahwa dirinya berharap Kyiv akan mengalah “dalam waktu yang cukup singkat", dan menyesalkan bahwa “kita menghabiskan harta kita untuk negara yang sangat, sangat jauh.”

Menurut laporan Forum Ekonomi Dunia 2024, Ukraina memiliki potensi besar sebagai pemasok global utama bahan baku yang dapat menjadi penting untuk pertahanan, sektor teknologi, dan energi hijau.

Namun, sebagian besar sumber daya tersebut berada di Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, yang bergabung dengan Rusia pada tahun 2022.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia
Rekomendasi
Mohamed Salah Akhirnya...
Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved