Donald Trump Buka Jalan AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke India
Jum'at, 14 Februari 2025 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Trump juga mengatakan kedua negara telah mencapai kesepakatan yang mencakup New Delhi mengimpor lebih banyak minyak dan gas Washington untuk memperkecil defisit perdagangan antara kedua negara.
Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa Washington dan New Delhi akan bekerja sama untuk menghadapi apa yang disebutnya "ancaman terorisme Islam radikal".
Lockheed Martin, yang memproduksi jet tempur F-35, tidak segera mengomentari ambisi Trump untuk menjual pesawat canggih tersebut ke India.
Penjualan militer asing seperti F-35 dianggap sebagai transaksi antarpemerintah di mana Pentagon bertindak sebagai perantara antara kontraktor pertahanan dan pemerintah asing.
India telah setuju untuk membeli produk pertahanan Amerika senilai lebih dari USD20 miliar sejak 2008. Tahun lalu, New Delhi setuju untuk membeli 31 pesawat nirawak MQ-9B SeaGuardian dan SkyGuardian setelah pembicaraan alot yang berlangsung lebih dari enam tahun.
Menurut US Congressional Research Service, New Delhi diperkirakan akan menghabiskan lebih dari USD200 miliar selama dekade berikutnya untuk memodernisasi militernya.
Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa Washington dan New Delhi akan bekerja sama untuk menghadapi apa yang disebutnya "ancaman terorisme Islam radikal".
Lockheed Martin, yang memproduksi jet tempur F-35, tidak segera mengomentari ambisi Trump untuk menjual pesawat canggih tersebut ke India.
Penjualan militer asing seperti F-35 dianggap sebagai transaksi antarpemerintah di mana Pentagon bertindak sebagai perantara antara kontraktor pertahanan dan pemerintah asing.
India telah setuju untuk membeli produk pertahanan Amerika senilai lebih dari USD20 miliar sejak 2008. Tahun lalu, New Delhi setuju untuk membeli 31 pesawat nirawak MQ-9B SeaGuardian dan SkyGuardian setelah pembicaraan alot yang berlangsung lebih dari enam tahun.
Menurut US Congressional Research Service, New Delhi diperkirakan akan menghabiskan lebih dari USD200 miliar selama dekade berikutnya untuk memodernisasi militernya.
Lihat Juga :