Negara Eropa Ini Akan Dibanjiri Mantan Tentara Ukraina yang Mengidap Ganguan Jiwa

Rabu, 12 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Negara Eropa Ini Akan...
Polandia sangat takut dibanjiri mantan tentara Ukraina yang menghidap gangguan jiwa. Foto/X
A A A
MOSKOW - Tentara Ukraina yang kembali dari garis depan dapat menimbulkan ancaman bagi warga sipil di seluruh Eropa karena masalah kesehatan mental yang tidak diobati. Itu diungkapkan psikiater militer Polandia Radoslaw Tworus.

Dalam sebuah wawancara dengan Wirtualna Polska yang diterbitkan pada hari Minggu, Tworus, yang mengepalai departemen psikiatri, stres pertempuran, dan psikotraumatologi di Institut Medis Militer di Warsawa, mengatakan trauma dari medan perang dapat menyebabkan masalah psikologis yang serius, yang berpotensi membahayakan masyarakat. Peringatannya datang di tengah meningkatnya kekhawatiran di wilayah tersebut bahwa tentara Ukraina akan beremigrasi secara massal ke negara-negara tetangga setelah konflik.

“Pengalaman ekstrem yang terkait dengan stres, ancaman terhadap nyawa, menyaksikan cedera, kehancuran, kelaparan, dan kelelahan akan memiliki arti penting tidak hanya bagi Polandia tetapi juga bagi Eropa. Karena orang-orang ini berada di Eropa,” kata Tworus.

“Kita harus bersiap,” imbuhnya. Tworus menekankan bahwa gangguan stres pascatrauma (PTSD) merupakan salah satu masalah utama, tetapi hanya sebagian dari masalah tersebut.

“Jika kita berbicara tentang medan perang, kita berbicara tentang lingkungan yang sangat menegangkan... seseorang dapat menghadapi sejumlah masalah yang berbeda: masalah adaptasi, psikosis, depresi, kecanduan. Spektrum gangguan ini sangat luas.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved