alexametrics

Tiga Hari Berturut-turut Angka Infeksi Virus Corona Turun

loading...
Tiga Hari Berturut-turut Angka Infeksi Virus Corona Turun
Jumlah kasus terbaru virus Corona terus mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Foto/Ilustrasi
A+ A-
BEIJING - Jumlah kasus baru atau orang yang terinfeksi virus Corona Covid-19 mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Meski begitu, keprihatinan global terhadap penyebaran virus tetap tinggi dengan adanya kematian pertama di luar Asia yang dilaporkan terjadi di Prancis akhir pekan ini.

Korban tewas melonjak ke angka 1.665 di daratan China pada Minggu (16/2/2020) setelah 142 lebih banyak orang meninggal karena virus. Sementara itu lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi, tapi jumlah kasus terbaru dari strain Covid-19 terus menurun.

Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 2.009 kasus baru infeksi virus Corona, turun dari 2.641 hari sebelumnya. Selain itu, jumlah kematian baru yang mencapai 142, lebih rendah dari hari sebelumnya yang tercatat 143 seperti dilansir dari Reuters.



Di luar daratan Cina, ada sekitar 500 kasus di 24 negara dan teritori, dengan empat orang meninggal yaitu di Jepang, Hong Kong, Filipina, dan terbaru di Prancis.

Dalam kasus kematian di Prancis, warga China berusia 80 tahun meninggal di sebuah rumah sakit di Paris karena infeksi paru akibat virus flu, adalah yang pertama di luar benua Asia. (Baca: Turis Asal China Jadi Korban Tewas Pertama Virus Corona di Eropa)

"Kita harus mendapatkan sistem kesehatan kita siap untuk menghadapi kemungkinan propagasi pandemi virus, dan karena itu penyebaran virus di seluruh Perancis," kata Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn.

Robin Thompson, seorang ahli epidemiologi matematika di Britain's University of Oxford, mengatakan bahwa dengan hampir 50 kasus di Eropa, kematian tidak mengherankan.

"Hal yang paling penting untuk menunjukkan, bagaimanapun, adalah bahwa masih belum berkelanjutan orang-ke-orang transmisi di Eropa," katanya.

Cluster terbesar wabah virus Corona di luar China berada di sebuah kapal pesiar, Diamond Princess, yang tengah dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang. Terbaru, 70 lebih kasus infeksi dilaporkan pada hari ini menjadikan total pasien virus Corona di kapal itu 355 dari sekitar 3.700 penumpang dan kru.

Mereka yang hasil ujinya positif telah dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu seorang wanita Amerika yang menumpang kapal pesiar MS Westerdam, yang berlabuh di Kamboja setelah ditolak oleh beberapa negara, diuji positif saat mendarat di Malaysia, otoritas kesehatan di sana berkata.

Penyakit, yang sekarang resmi berlabel Covid-19, telah membunuh sekitar 2% dari mereka yang terinfeksi. Penyakit ini menyebar lebih cepat daripada virus pernapasan abad ini.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak