Trump Ingin Caplok Kanada, tapi Abaikan Opsi Invasi Militer

Senin, 10 Februari 2025 - 09:53 WIB
loading...
A A A
Dalam minggu-minggu sebelum dilantik untuk masa jabatan kedua ini, Trump berbicara tentang rencananya untuk mencaplok Greenland dan mendapatkan kembali kendali atas Terusan Panama, sesuatu yang juga dibicarakan oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio saat mengunjungi Panama minggu lalu.

Ketika ditanya apakah dorongannya untuk menjadikan Kanada negara bagian ke-51 adalah "hal yang nyata" selama wawancara yang direkam dengan "Special Report" Fox News yang ditayangkan sebelum Super Bowl, Trump berkata, "Ya, benar."

"Saya pikir Kanada akan jauh lebih baik jika menjadi negara bagian ke-51, karena kita kehilangan USD200 miliar per tahun dengan Kanada. Dan saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Itu terlalu banyak. Mengapa kita membayar USD200 miliar per tahun pada dasarnya sebagai subsidi untuk Kanada? Sekarang, jika mereka adalah negara bagian ke-51, saya tidak keberatan melakukannya," imbuh dia.

Waltz juga berbicara tentang pemotongan agresif yang telah dilakukan Trump pada beberapa lembaga federal, yang menunjukkan adanya pemotongan anggaran tambahan yang akan dilakukannya pada lembaga-lembaga seperti Kementerian Pertahanan.

"Jika ada lembaga yang sangat saya kuasai, di Departemen Pertahanan (DOD) dengan anggaran lebih dari USD800 miliar, itu adalah DOD. Segala sesuatu di sana tampaknya terlalu mahal, memakan waktu terlalu lama, dan memberikan terlalu sedikit kepada para prajurit," kata Waltz kepada Welker.

Komentarnya tentang Pentagon muncul saat Trump memberi tahu Bret Baier dari Fox News bahwa dia berencana untuk mengarahkan Elon Musk, kepala kantor Efisiensi Pemerintah Departemen (DOGE), untuk mulai mengidentifikasi pemborosan pengeluaran di Departemen Pendidikan dan Departemen Pertahanan.

"Saya akan segera memberitahunya, mungkin dalam 24 jam, untuk memeriksa Departemen Pendidikan. Dia akan menemukan hal yang sama," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Berita Terkini
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved