Otoritas Palestina Rilis Nama-nama Tahanan yang akan Dibebaskan Israel pada Sabtu
Sabtu, 08 Februari 2025 - 11:45 WIB
loading...
Warga Palestina yang ditahan Israel dibebaskan di Tepi Barat. Foto/anadolu
A
A
A
TEPI BARAT - Komisi urusan tahanan Otoritas Palestina menerbitkan nama-nama 183 tahanan Palestina yang akan dibebaskan dari penjara Israel pada hari Sabtu (8/2/2025) sebagai imbalan atas pembebasan tiga pria Israel yang ditahan Hamas di Gaza.
Dari para tahanan tersebut, 18 menjalani hukuman seumur hidup, 54 menjalani hukuman jangka panjang, dan 111 adalah warga Palestina dari Gaza yang ditahan setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 di Israel selatan. Semuanya adalah pria, berusia antara 20 hingga 61 tahun.
Pertukaran itu akan menjadi yang kelima dalam kesepakatan gencatan senjata multifase untuk menghentikan pertempuran di Gaza yang disetujui Israel dan Hamas bulan lalu.
Sementara itu, pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Balata, yang terletak di sebelah timur Nablus, kantor berita Wafa melaporkan pada Sabtu.
Menurut Wafa, pasukan Israel dikerahkan di beberapa lingkungan dan bangunan di sekitarnya.
“Buldozer Israel mulai menghancurkan jalan di dalam kamp,” ungkap laporan itu.
Selain itu, seorang anak laki-laki Palestina berusia 10 tahun meninggal di rumah sakit lebih dari seminggu setelah seorang tentara Israel menembaknya di Tepi Barat yang diduduki.
Dari para tahanan tersebut, 18 menjalani hukuman seumur hidup, 54 menjalani hukuman jangka panjang, dan 111 adalah warga Palestina dari Gaza yang ditahan setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 di Israel selatan. Semuanya adalah pria, berusia antara 20 hingga 61 tahun.
Pertukaran itu akan menjadi yang kelima dalam kesepakatan gencatan senjata multifase untuk menghentikan pertempuran di Gaza yang disetujui Israel dan Hamas bulan lalu.
Sementara itu, pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Balata, yang terletak di sebelah timur Nablus, kantor berita Wafa melaporkan pada Sabtu.
Menurut Wafa, pasukan Israel dikerahkan di beberapa lingkungan dan bangunan di sekitarnya.
“Buldozer Israel mulai menghancurkan jalan di dalam kamp,” ungkap laporan itu.
Selain itu, seorang anak laki-laki Palestina berusia 10 tahun meninggal di rumah sakit lebih dari seminggu setelah seorang tentara Israel menembaknya di Tepi Barat yang diduduki.
Lihat Juga :