3 Alasan Donald Trump akan Paksa Warga Gaza Direlokasi ke Negara Lain

Jum'at, 07 Februari 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Dia percaya transformasi Gaza menjadi pusat ekonomi dapat membawa perdamaian dan stabilitas bagi seluruh kawasan Timur Tengah.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Gaza


Trump mengklaim dengan merelokasi warga Gaza ke komunitas yang lebih aman dan modern selama proses rekonstruksi, kualitas hidup mereka akan meningkat.

Setelah rekonstruksi selesai, pemerintah AS tak mau memberikan jaminan bahwa warga Palestina bisa kembali ke Gaza yang telah diperbarui.

Bahkan warga Gaza bisa dipaksa atau terpaksa menetap di negara lain.

Kritik terhadap Usulan Relokasi


Meskipun Trump menyatakan niat di balik usulan ini, banyak pihak yang mengkritik rencana tersebut dengan alasan:

1. Pelanggaran Hukum Internasional


Pemindahan paksa atau relokasi penduduk dianggap sebagai bentuk pembersihan etnis dan melanggar hukum internasional. Banyak negara dan organisasi internasional menolak keras usulan ini.

2. Mengabaikan Hak untuk Menentukan Nasib Sendiri


Usulan ini dianggap mengabaikan hak warga Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri dan tetap tinggal di tanah leluhur mereka.

Relokasi permanen dapat menghapus identitas dan warisan budaya mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia
Rekomendasi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved