alexametrics

Iran Siap Serang AS dan Israel jika Buat Salah Sekecil Apa Pun

loading...
Iran Siap Serang AS dan Israel jika Buat Salah Sekecil Apa Pun
Para perempuan Irak berkumpul di tempat di mana komandan pasukan Quds Iran Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat di Baghdad, Kamis (13/2/2020). Foto/REUTERS/Wissm al-Okili
A+ A-
TEHERAN - Iran siap menyerang Amerika Serikat (AS) dan Israel jika kedua negara itu memberikan alasan untuk diserang. Ancaman ini dilontarkan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami, dalam siaran langsung di stasiun televisi pemerintah hari Kamis.

"Jika Anda membuat kesalahan sekecil apa pun, kami akan memukul Anda berdua," kata Jenderal Salami dalam pidatonya pada upacara yang menandai hari ke-40 kematian Pasukan Quds IRGC Jenderal Qassem Soleimani.

Soleimani dibunuh oleh serangan rudal dengan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada 3 Januari 2020. Dia tewas bersama dengan komandan milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis.



Juru bicara IRGC, Ramezan Sharif, mengatakan pembunuhan terhadap Soleimani akan mengarah pada pembebasan Yerusalem dari pendudukan Israel. (Baca: Jenderal Soleimani Dibunuh, AS dan Iran di Ambang Perang Besar-besaran)

"Pembunuhan komandan Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis yang dilakukan oleh pengecut dan penakut Amerika akan mengarah pada pembebasan Yerusalem, oleh rahmat Tuhan," kata Sharif, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/2/2020).

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada pekan lalu mengatakan bahwa Teheran akan mendukung kelompok bersenjata Palestina sebanyak mungkin dan mendesak warga Palestina untuk melawan rencana perdamaian Israel-Palestina rancangan AS.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana yang akan mendirikan negara Palestina dengan kondisi yang ketat tetapi memungkinkan Israel untuk mengambil alih permukiman Yahudi yang lama diperebutkan di Tepi Barat yang diduduki rezim Zionis. Para pemimpin Palestina menolak proposal perdamaian rancangan AS karena bias terhadap Israel.

Secara terpisah, Soleimani dalam surat wasiatnya mendesak rakyat Iran untuk mendukung Khamenei dan mengatakan faksi politik harus mengesampingkan perbedaan mereka. Wasiat Soleimani dibacakan oleh komandan Pasukan Quds yang baru, Brigadir Jenderal Esmail Ghaani, dalam sebuah upacara di Teheran.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak