Didukung Trump, Israel Diprediksi Akan Melakukan Pembersihan Etnis Palestina di Gaza
Minggu, 26 Januari 2025 - 18:35 WIB
loading...
Israel diprediksi akan terus melakukan pembersihan etnis di Gaza. Foto/X/@AbujomaaGaza
A
A
A
GAZA - Israel berupaya untuk membersihkan etnis Palestina di Gaza. Apalagi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memberikan dukungan tersebut.
Abdullah al-Arian, seorang spesialis Timur Tengah di Universitas Georgetown di Qatar, mengatakan bahwa pernyataan Presiden Trump yang meminta Mesir dan Yordania untuk menerima 1,5 juta warga Palestina yang mengungsi dari Gaza merupakan ancaman yang kredibel dan bukan sekadar pernyataan spontan.
"Ada alasan untuk menanggapinya dengan serius karena kami telah melihat permintaan khusus ini diajukan selama setahun terakhir. Ini adalah sesuatu yang ditunjukkan oleh banyak pejabat Israel sejak awal dalam serangan Israel di Gaza bahwa mereka berupaya untuk membersihkan sebanyak mungkin wilayah itu secara etnis," kata al-Arian kepada Al Jazeera.
"Rencana itu gagal karena berbagai alasan, dengan para pemimpin Arab yang didekati saat itu menolak untuk menerima populasi pengungsi Palestina tambahan."
Orang-orang Palestina sendiri juga tidak tertarik pada "pembersihan etnis massal" lainnya, tambahnya.
Abdullah al-Arian, seorang spesialis Timur Tengah di Universitas Georgetown di Qatar, mengatakan bahwa pernyataan Presiden Trump yang meminta Mesir dan Yordania untuk menerima 1,5 juta warga Palestina yang mengungsi dari Gaza merupakan ancaman yang kredibel dan bukan sekadar pernyataan spontan.
"Ada alasan untuk menanggapinya dengan serius karena kami telah melihat permintaan khusus ini diajukan selama setahun terakhir. Ini adalah sesuatu yang ditunjukkan oleh banyak pejabat Israel sejak awal dalam serangan Israel di Gaza bahwa mereka berupaya untuk membersihkan sebanyak mungkin wilayah itu secara etnis," kata al-Arian kepada Al Jazeera.
"Rencana itu gagal karena berbagai alasan, dengan para pemimpin Arab yang didekati saat itu menolak untuk menerima populasi pengungsi Palestina tambahan."
Orang-orang Palestina sendiri juga tidak tertarik pada "pembersihan etnis massal" lainnya, tambahnya.
Lihat Juga :