alexametrics

PBB Minta Bantuan Internasional Tangani Wabah Belalang di Afrika

loading...
PBB Minta Bantuan Internasional Tangani Wabah Belalang di Afrika
Sekjen PBB, Antonio Guterres menyerukan upaya internasional yang intensif untuk menangani wabah belalang yang telah mempengaruhi sebagian besar benua Afrika. Foto/Reuters
A+ A-
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyerukan upaya internasional yang intensif untuk menangani wabah belalang yang telah mempengaruhi sebagian besar benua Afrika. Wabah belalang dikhawatirkan dapat mengancam ketahanan pangan sejumlah negara di Afrika.

"PBB telah mengeluarkan permohonan mendesak untuk bantuan. Saya meminta masyarakat internasional untuk merespons dengan cepat dan murah hati untuk memastikan tanggapan yang efektif dan mengendalikan serangan sementara kami masih memiliki kesempatan," kata Guterres, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (9/2/2020).

Guterres mengatakan, gerombolan belalang yang mempengaruhi banyak bagian Afrika belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal ukuran dan cakupan, dengan perubahan iklim memainkan peran besar dalam memperparah krisis belalang.



"Hari ini gerombolan belalang sama besarnya dengan kota-kota besar dan semakin buruk dari hari ke hari. Ada juga hubungan antara perubahan iklim dan krisis belalang yang belum pernah terjadi sebelumnya yang melanda Ethiopia dan Afrika Timur. Laut yang lebih hangat berarti lebih banyak siklon yang menghasilkan tempat berkembang biak yang sempurna untuk belalang," ungkapnya.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) awal pekan ini mengungkapkan bahwa wilayah Tanduk Afrika (HoR) adalah daerah yang terkena dampak belalang gurun terburuk dari tiga titik panas aktivitas belalang yang mengancam secara global.

Menurut FAO, kawanan belalang padang pasir yang meningkat di Ethiopia dan Somalia terus bermigrasi ke Kenya, di mana mereka menyebar ke 14 kabupaten di utara, tengah dan barat daya, mencapai dalam 200 km dari timur laut Uganda dan tenggara Sudan Selatan.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak