Terungkap, Ini Alasan 4 Tentara Wanita Israel Umbar Senyum saat Dibebaskan Hamas

Minggu, 26 Januari 2025 - 14:59 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan Channel 12 pada Sabtu malam, mereka menyimpulkan bahwa perilaku percaya diri para prajurit itu “mengubah penghinaan menjadi kemenangan”.

Keempat tentara wanita tersebut, yang diculik para milisi pimpinan Hamas di markas mereka di Kibbutz Nahal Oz pada 7 Oktober 2023, juga telah memberi tahu keluarga dan teman-teman bahwa mereka disandera bersama dengan tentara pengintai kelima, Agam Berger, hingga beberapa hari sebelum pembebasan mereka, dan bahwa sangat sulit bagi mereka ketika mereka menyadari bahwa Berger tidak dibebaskan bersama mereka.

Sebanyak 15 tentara pengintai IDF tewas di markas tersebut selama serangan 7 Oktober 2023.

Kan TV melaporkan para sandera yang dibebaskan dengan mengatakan bahwa Liri Albag adalah pemimpin kelompok mereka, dan berbicara kepada para milisi Hamas atas nama mereka.

Naama Levy, yang juga seorang atlet triatlon, disandera selama beberapa waktu dengan Doron Streinbrecher, yang dibebaskan pada hari Minggu lalu, dan mereka berolahraga bersama, "untuk tubuh dan jiwa."

Beberapa dari mereka belajar bahasa Arab saat disandera dan Kan TV melaporkan bahwa, saat mereka berada di helikopter IDF setelah dibebaskan dan diminta untuk duduk, mereka bercanda bahwa mereka tidak mengerti dan bahwa para tentara harus berbicara kepada mereka dalam bahasa Arab.

Salah satu dari keempat orang itu disekap sendirian di sebuah terowongan untuk waktu yang lama, dalam kegelapan, dalam kondisi yang membuat sulit bernapas.

Mereka mengatakan bahwa mereka dipindahkan ke sekitar Gaza selama 477 hari di penangkaran, termasuk di Kota Gaza. Beberapa dari mereka bertemu dengan "orang-orang Hamas yang sangat senior."

Ada saat-saat ketika tidak ada makanan, menurut Channel 12 yang mengutip pengakuan mereka. Dan ada saat-saat ketika beberapa dari mereka harus memasak untuk para milisi, dan membersihkan toilet untuk mereka, tetapi mereka sendiri tidak diberi makan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved