Siapa Michael DiMino? Mantan Agen Kontraterorisme CIA yang Ditunjuk sebagai Kepala Kebijakan Timur Tengah Pentagon

Kamis, 23 Januari 2025 - 02:20 WIB
loading...
Siapa Michael DiMino?...
Michael DiMino ditunjuk sebagai kepala kebijakan Timur Tengah di Pentagon. Foto/X/@RBehrouzDO
A A A
WASHINGTON - Michael DiMino mantan analis militer CIA dan perwira kontraterorisme, telah dilantik sebagai pejabat tinggi Pentagon untuk kebijakan Timur Tengah.

Siapa Michael DiMino? Mantan Agen Kontraterorisme CIA yang Ditunjuk sebagai Kepala Kebijakan Timur Tengah Pentagon

1. Agen CIA yang Pernah Bertugas di Berbagai Negara

Melansir Al Arabiya, DiMino telah menangani berkas keamanan nasional dari Timur Tengah hingga Afrika dan Asia, dan ia telah bertugas di luar negeri untuk berbagai tugas serta di markas besar CIA. Ia juga pernah bertugas sebagai konsultan Pentagon untuk perang Rusia-Ukraina.

Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Amerika dan gelar magister dari Universitas Johns Hopkins.

2. Pernah Bekerja di Pemerintahan Trump Sebelumnya

Michael DiMino, yang merupakan analis militer di CIA dan pejabat di Departemen Pertahanan selama pemerintahan Trump pertama, telah menjadi rekan di Defense Priorities, lembaga pemikir isolasionis yang didanai Koch yang didirikan oleh sekutu Senator libertarian Rand Paul (R-KY). Ia menyerukan pengurangan kehadiran AS di Timur Tengah dan berpendapat bahwa AS tidak memiliki kepentingan kritis apa pun di kawasan tersebut.

Dalam webinar pada Februari 2024 dengan Defense Priorities, DiMino, yang dilantik pada hari Senin, menyatakan bahwa Timur Tengah "tidak benar-benar" penting bagi kepentingan AS, dengan menyatakan bahwa "ancaman vital atau eksistensial" di Timur Tengah "paling baik dicirikan sebagai minimal hingga tidak ada sama sekali," dan bahwa peran AS di kawasan tersebut tidak memberikan manfaat apa pun.

Ia mengatakan AS dapat mencegah ancaman teroris yang berasal dari kawasan tersebut tanpa kehadiran militer yang besar, sebaliknya menggunakan diplomasi, bersandar pada aktor lokal, pemantauan intelijen, dan serangan jarak jauh. Ia mengatakan AS harus mengurangi kehadiran pasukannya di kawasan itu secara signifikan, menyingkirkan pos-pos militer di Irak, Suriah, dan Levant, dan pada akhirnya menilai kembali kehadirannya di Teluk.

“Orang-orang yang mencoba memberi tahu Anda bahwa Iran entah bagaimana akan menguasai Timur Tengah, menurut saya itu menakut-nakuti dan saya pikir itu omong kosong dan tidak didukung oleh fakta,” kata DiMino dalam wawancara radio pada Februari 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved