Ukraina Tangkap 2 Tentara Korea Utara di Wilayah Rusia

Minggu, 12 Januari 2025 - 19:12 WIB
loading...
A A A
Konvensi Jenewa menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap tahanan harus dilakukan dalam bahasa yang mereka pahami dan tahanan harus dilindungi dari keingintahuan publik.

Kantor Zelensky mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Rusia "berusaha menyembunyikan fakta bahwa mereka adalah tentara dari Korea Utara dengan memberi mereka dokumen yang mengklaim bahwa mereka berasal dari Tuva atau wilayah lain di bawah kendali Moskow".

"Tetapi orang-orang ini sebenarnya orang Korea, mereka berasal dari Korea Utara," kata pernyataan dari kantor presiden.

Pada tahun 2014, pasukan Rusia yang beroperasi di Ukraina - meskipun ada penyangkalan dari Kremlin - dikirim tanpa tanda pengenal pada seragam mereka.

Tahun lalu, ketika Presiden Vladimir Putin ditanya tentang Rusia yang menggunakan pasukan Korea Utara dalam perangnya di Ukraina, dia tidak membantahnya. Dia mengatakan itu adalah "keputusan kedaulatan" Rusia.

Pada bulan Desember, badan intelijen Korea Selatan melaporkan bahwa seorang tentara Korea Utara yang diyakini sebagai orang pertama yang ditangkap saat mendukung perang Rusia di Ukraina telah meninggal setelah ditangkap hidup-hidup oleh pasukan Ukraina.

Secara terpisah, Gedung Putih mengatakan pasukan Korea Utara mengalami banyak korban.

Dinas Keamanan Ukraina mengatakan "saat ini sedang melakukan langkah-langkah investigasi yang diperlukan untuk menetapkan semua keadaan tentang partisipasi militer DPRK dalam perang Rusia melawan Ukraina".

"Investigasi sedang dilakukan berdasarkan pedoman prosedural Kantor Kejaksaan Agung berdasarkan Pasal 437 KUHP Ukraina (perencanaan, persiapan, pelepasan dan melancarkan perang agresif)."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved