alexametrics

Kemlu: Belum Ada Pembatasan untuk Turis Asal China

loading...
Kemlu: Belum Ada Pembatasan untuk Turis Asal China
Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menegaskan setiap orang yang datang dari China akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memasuki tanah air. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, sejauh ini belum ada pembatasan bagi warga negara China yang berkunjung ke Indonesia. Tapi, dia menegaskan, setiap orang yang datang dari China akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memasuki tanah air.

"Untuk mereka yang meninggalkan China, ada proses pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka dan saat mereka tiba di Indonesia ada screening kesehatan," kata juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah.

"Jadi, proses sudah berjalan dan merujuk pada ketentuan WHO. Tidak ada pembatasan dan saya juga tidak mendengar secara spesifik apakah ada negara yang menerapkan kebijakan pembatasan tersebut," sambungnya pada Senin (27/1/2020).



Sementara itu, di kesempatan yang sama dia mengatakan bahwa pihaknya mengimbau kepada warga negara Indonesia (WNI) untuk mempertimbangkan ulang rencana untuk mengujungi wilayah China.

"Imbauan bagi WNI di dalam negeri agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke China serta bijak dalam menyaring dan menyikapi informasi yang beredar terkait wabah virus 2019-nCoV. Selalu rujuk informasi resmi dari pemerintah Indo antara lain Kemlu, Kemenkes, dan perwakilan Indonesia," ucapnya.

Dia menambahkan, untuk status secara umum wilayah China berada dalam kategori kuning atau waspada. Tapi, khusus untuk daerah Hubei, kategorinya adalah merah yang berarti wilayah bahaya dan tidak disarankan untuk dikunjungi. Pria yang kerap disapa Faiza menyebut, status tersebut bisa dilihat di aplikasi Safe Travel.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak