Kepala Pasukan Perlindungan Nuklir Rusia Tewas Akibat Bom Skuter Listrik di Moskow
Selasa, 17 Desember 2024 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Senin, jaksa penuntut Ukraina mendakwa Kirillov secara in absentia dengan dugaan penggunaan senjata kimia terlarang di Ukraina, menurut Dinas Keamanan Ukraina, dilansir Kyiv Independent. Rusia membantah tuduhan tersebut.
Pada bulan Oktober, Inggris memberikan sanksi kepada Kirillov dan pasukan perlindungan nuklir karena menggunakan agen pengendali huru-hara dan beberapa laporan tentang penggunaan agen beracun chloropicrin di medan perang.
Kloropikrin adalah cairan berminyak dengan bau menyengat yang dikenal sebagai zat pencekik yang banyak digunakan selama Perang Dunia I sebagai bentuk gas air mata. Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) secara khusus melarang penggunaannya.
Rusia mengatakan tidak lagi memiliki persenjataan kimia militer tetapi negara itu menghadapi tekanan untuk lebih transparan atas dugaan penggunaan senjata beracun.
SBU mengatakan telah mencatat lebih dari 4.800 penggunaan senjata kimia di medan perang, khususnya granat tempur K-1, sejak Februari 2022.
Rusia juga kerap menuding Ukraina menggunakan persenjataan kimia selama perang.
Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
Pada bulan Oktober, Inggris memberikan sanksi kepada Kirillov dan pasukan perlindungan nuklir karena menggunakan agen pengendali huru-hara dan beberapa laporan tentang penggunaan agen beracun chloropicrin di medan perang.
Kloropikrin adalah cairan berminyak dengan bau menyengat yang dikenal sebagai zat pencekik yang banyak digunakan selama Perang Dunia I sebagai bentuk gas air mata. Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) secara khusus melarang penggunaannya.
Rusia mengatakan tidak lagi memiliki persenjataan kimia militer tetapi negara itu menghadapi tekanan untuk lebih transparan atas dugaan penggunaan senjata beracun.
SBU mengatakan telah mencatat lebih dari 4.800 penggunaan senjata kimia di medan perang, khususnya granat tempur K-1, sejak Februari 2022.
Rusia juga kerap menuding Ukraina menggunakan persenjataan kimia selama perang.
Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
(sya)
Lihat Juga :