Mengenal Pangkalan Udara Hmeimim, Pintu Kabur Bashar al-Assad ke Rusia Tanpa Diketahui Musuh-musuhnya
Sabtu, 14 Desember 2024 - 23:55 WIB
loading...
Pangkalan Udara Hmeimim digunakan sebagai pintu kabur Bashar Al Assad. Foto/X/@MarioNawfal
A
A
A
DAMASKUS - Rezim Presiden Bashar al-Assad di Suriah runtuh setelah menghadapi serangkaian pemberontakan yang dipimpin kelompok Hayat Tahrir al-Syam (HTS). Setelah Damaskus jatuh, Assad dilaporkan melarikan diri ke luar negeri bersama keluarganya.
Sejumlah media internasional menyebut Assad memilih Rusia sebagai tempat pelariannya. Selain karena kedekatannya dengan Presiden Vladimir Putin, Moskow juga disebutkan memberi Assad dan keluarganya suaka atas dasar kemanusiaan.
Hal menarik dari pelarian Assad adalah kepergiannya yang sangat cepat dan tidak terdeteksi musuh. Padahal, jika tertangkap oleh pemberontak, ia bisa saja langsung dibunuh tanpa belas kasihan.
Beberapa waktu berlalu, diketahui bahwa pelarian Assad ini dibantu oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. Moscow Times melaporkan Lavrov memakai koneksinya agar Assad bisa kabur lewat pangkalan udara Hmeimim pada Minggu (8/12) dengan selamat.
Sebagai informasi, pangkalan udara Hmeimim berlokasi di provinsi Latakia, Suriah. Meski pangkalan tersebut dimiliki Suriah, operasi di sana sebagian besar dipegang oleh Rusia.
Sejumlah media internasional menyebut Assad memilih Rusia sebagai tempat pelariannya. Selain karena kedekatannya dengan Presiden Vladimir Putin, Moskow juga disebutkan memberi Assad dan keluarganya suaka atas dasar kemanusiaan.
Hal menarik dari pelarian Assad adalah kepergiannya yang sangat cepat dan tidak terdeteksi musuh. Padahal, jika tertangkap oleh pemberontak, ia bisa saja langsung dibunuh tanpa belas kasihan.
Beberapa waktu berlalu, diketahui bahwa pelarian Assad ini dibantu oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. Moscow Times melaporkan Lavrov memakai koneksinya agar Assad bisa kabur lewat pangkalan udara Hmeimim pada Minggu (8/12) dengan selamat.
Pangkalan Udara Hmeimim
Mendapati Damaskus yang tidak bisa lagi dipertahankan, Bashar al-Assad memutuskan untuk melarikan diri. Ia pergi ke Rusia melalui pangkalan udara Hmeimim pada Minggu (8/12) dengan transponder pesawat yang dimatikan guna menghindari pendeteksian radar.Sebagai informasi, pangkalan udara Hmeimim berlokasi di provinsi Latakia, Suriah. Meski pangkalan tersebut dimiliki Suriah, operasi di sana sebagian besar dipegang oleh Rusia.
Lihat Juga :