Israel Hancurkan 80% Kemampuan Militer Suriah
Rabu, 11 Desember 2024 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Staf Herzi Halevi menyetujui rencana operasional Sabtu lalu selama kunjungannya ke Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki. Pada malam yang sama, Angkatan Udara Israel mulai melancarkan serangan yang menargetkan berbagai bagian Suriah, dari Damaskus hingga Tartus.
Target yang dihancurkan termasuk puluhan pesawat tempur dan helikopter, selain sistem radar, baterai rudal antipesawat, kapal, sistem rudal permukaan-ke-permukaan, roket, rudal angkatan laut, dan fasilitas produksi senjata.
Serangan Israel juga menargetkan depot senjata dan amunisi di Suriah, rudal Scud, rudal jelajah berpemandu, rudal balistik angkatan laut, gudang pesawat nirawak, dan kemampuan militer lainnya milik negara Suriah.
Tentara pendudukan mengungkapkan bahwa operasi di darat terus berlanjut, karena pasukan darat berada di zona penyangga untuk mengamankan kendali atas wilayah tersebut, menghancurkan senjata, dan membongkar infrastruktur militer Suriah di wilayah tersebut, dengan dalih "memastikan bahwa senjata tersebut tidak mencapai pihak-pihak yang tidak diinginkan".
Sementara itu, perusahaan keamanan Inggris Ambrey, Angkatan Laut pendudukan Israel menyerang sedikitnya enam kapal angkatan laut Suriah di pelabuhan Latakia.
Reuters mengutip Ambrey yang mengatakan bahwa gambar yang diambil dari serangan itu menunjukkan satu kapal angkatan laut miring ke belakang sementara lima lainnya telah tenggelam.
Target yang dihancurkan termasuk puluhan pesawat tempur dan helikopter, selain sistem radar, baterai rudal antipesawat, kapal, sistem rudal permukaan-ke-permukaan, roket, rudal angkatan laut, dan fasilitas produksi senjata.
Serangan Israel juga menargetkan depot senjata dan amunisi di Suriah, rudal Scud, rudal jelajah berpemandu, rudal balistik angkatan laut, gudang pesawat nirawak, dan kemampuan militer lainnya milik negara Suriah.
Tentara pendudukan mengungkapkan bahwa operasi di darat terus berlanjut, karena pasukan darat berada di zona penyangga untuk mengamankan kendali atas wilayah tersebut, menghancurkan senjata, dan membongkar infrastruktur militer Suriah di wilayah tersebut, dengan dalih "memastikan bahwa senjata tersebut tidak mencapai pihak-pihak yang tidak diinginkan".
Sementara itu, perusahaan keamanan Inggris Ambrey, Angkatan Laut pendudukan Israel menyerang sedikitnya enam kapal angkatan laut Suriah di pelabuhan Latakia.
Reuters mengutip Ambrey yang mengatakan bahwa gambar yang diambil dari serangan itu menunjukkan satu kapal angkatan laut miring ke belakang sementara lima lainnya telah tenggelam.
Lihat Juga :