Jatuhnya Rezim Assad di Suriah Pukulan Telak bagi Putin
Selasa, 10 Desember 2024 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
"Ini akan menjadi jalan yang sulit bagi Rusia," paparnya.
Para blogger militer pro-Moskow telah menyatakan kekhawatiran atas masa depan Pangkalan Udara Khmeimim di dekat kota Latakia, yang menjadi tuan rumah bagi pesawat Rusia yang pengebomannya di Aleppo pada tahun 2016 merupakan kunci bagi Assad untuk mempertahankan kekuasaan.
Tanpa akses ke pangkalan Angkatan Udara dan pelabuhan yang menjadi poros utama bagi Moskow di wilayah tersebut, Murrett mengatakan: "Rusia tidak akan berada dalam posisi yang sekuat itu."
Yang juga berisiko adalah pos-pos taktis seperti Bandara Qamishli di timur laut, sementara laporan tentang ribuan personel Rusia yang telantar di Suriah dan peralatan yang ditinggalkan menunjukkan biaya militer bagi Putin.
Pasukan Rusia telah meminta bantuan Ankara agar mereka dapat keluar dengan aman, menurut laporan CNN Turk.
Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi al-Jalali mengatakan bahwa otoritas baru akan memutuskan apa yang terjadi dengan kehadiran militer Rusia, tetapi kesepakatan apa pun dengan Putin harus sesuai dengan kepentingan pemberontak dan bergantung pada apa yang dapat ditawarkan Moskow.
"Ini adalah permainan catur multidimensi dan Rusia cukup ahli dalam hal ini," kata Lucas.
"Tetapi kelemahan strategis Rusia telah terungkap dan itu akan menyulitkan mereka untuk melakukan tawar-menawar sebaik yang mereka lakukan dengan rezim lama," paparnya.
"Putin baru saja kehilangan Timur Tengah," imbuh analis militer Markus M Keupp dalam postingan di X, yang merujuk pada jatuhnya Assad dan mencatat bagaimana Putin telah menolak hubungan dekat dengan Israel demi kerja sama dengan Iran, yang sekarang dilemahkan oleh serangan Israel.
Para blogger militer pro-Moskow telah menyatakan kekhawatiran atas masa depan Pangkalan Udara Khmeimim di dekat kota Latakia, yang menjadi tuan rumah bagi pesawat Rusia yang pengebomannya di Aleppo pada tahun 2016 merupakan kunci bagi Assad untuk mempertahankan kekuasaan.
Tanpa akses ke pangkalan Angkatan Udara dan pelabuhan yang menjadi poros utama bagi Moskow di wilayah tersebut, Murrett mengatakan: "Rusia tidak akan berada dalam posisi yang sekuat itu."
Yang juga berisiko adalah pos-pos taktis seperti Bandara Qamishli di timur laut, sementara laporan tentang ribuan personel Rusia yang telantar di Suriah dan peralatan yang ditinggalkan menunjukkan biaya militer bagi Putin.
Pasukan Rusia telah meminta bantuan Ankara agar mereka dapat keluar dengan aman, menurut laporan CNN Turk.
Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi al-Jalali mengatakan bahwa otoritas baru akan memutuskan apa yang terjadi dengan kehadiran militer Rusia, tetapi kesepakatan apa pun dengan Putin harus sesuai dengan kepentingan pemberontak dan bergantung pada apa yang dapat ditawarkan Moskow.
"Ini adalah permainan catur multidimensi dan Rusia cukup ahli dalam hal ini," kata Lucas.
"Tetapi kelemahan strategis Rusia telah terungkap dan itu akan menyulitkan mereka untuk melakukan tawar-menawar sebaik yang mereka lakukan dengan rezim lama," paparnya.
"Putin baru saja kehilangan Timur Tengah," imbuh analis militer Markus M Keupp dalam postingan di X, yang merujuk pada jatuhnya Assad dan mencatat bagaimana Putin telah menolak hubungan dekat dengan Israel demi kerja sama dengan Iran, yang sekarang dilemahkan oleh serangan Israel.
Lihat Juga :