alexametrics

Iran Tangkap Perekam Video Pesawat Ukraina Ditembak Jatuh

loading...
A+ A-
TEHERAN - Iran mengatakan pihaknya telah menangkap orang yang merekam jatuhnya pesawat penumpang Ukraina yang ditembak jatuh oleh rudalnya. Diyakini orang itu akan menghadapi dakwaan terkait keamanan nasional.

Pesawat Ukraine International Airlines dengan nomor penerbangan PS752 ditembak jatuh setelah lepas landas dari Teheran pada Rabu pekan lalu, menewaskan semua orang didalamnya yang berjumlah 176.

Media Iran melaporkan bahwa Garda Revolusi Iran telah mencokok seseorang yang memposting video insiden tersebut. Namun seorang jurnalis Iran yang berbasis di London, yang memposting rekaman itu, bersikeras bahwa sumbernya aman dan pemerintah Iran telah menangkap orang yang salah seperti dilansir dari BBC, Rabu (15/1/2020). (Baca: Video Menunjukkan Pesawat Ukraina Ditembak Rudal Iran)



Sebelumnya juru bicara pengadilan Iran Gholamhossein Esmaili mengatakan bahwa beberapa orang telah ditahan karena jatuhnya pesawat Ukraina.

Ia menambahkan bahwa sekitar 30 orang telah ditangkap karena ambil bagian dalam pertemuan ilegal, sebuah rujukan nyata terhadap protes anti-pemerintah yang baru-baru ini terjadi.

Iran mengatakan pihaknya secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat komersil Ukraina. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan penyelidikan terhadap insiden itu akan diawasi oleh "pengadilan khusus."

"Ini bukan kasus reguler dan biasa. Seluruh dunia akan menyaksikan pengadilan ini," katanya dalam sebuah pidato.

Rouhani juga menekankan bahwa "peristiwa tragis" tidak boleh disalahkan pada satu orang. "Bukan hanya orang yang menarik pelatuk, tetapi juga orang lain yang bertanggung jawab," ucapnya.

Iran pada awalnya membantah bahwa pesawat itu terkena rudal, tetapi kemudian mengakui bahwa jet penumpang tersebut dihantam sistem pertahanan udaranya.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak