alexametrics

Erdogan: Turki Tak Akan Segan 'Beri Pelajaran' pada Haftar Libya

loading...
Erdogan: Turki Tak Akan Segan Beri Pelajaran pada Haftar Libya
Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota parlemen di Ankara, Turki. Foto/REUTERS
A+ A-
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan memperingatkan pihaknya tidak akan segan "memberi pelajaran" pada Khalifa Haftar jika pasukannya terus menyerang pemerintahan di Tripoli.

Turki dan Rusia gagal meyakinkan Haftar pada Senin (13/1) untuk menandatangani gencatan senjata demi menghentikan kampanye militernya selama sembilan bulan untuk menguasai Tripoli dari pemerintahan yang diakui internasional.

Inisiatif yang dimediasi Turki dan Rusia itu menjadi upaya terbaru untuk menciptakan stabilitas di Libya yang mengalami kekacauan sejak penggulingan Muammar Gaddafi pada 2011.



Kepala pemerintahan di Tripoli, Fayez al-Serraj menandatangani proposal gencatan senjata setelah perundingan tak langsung melalui mediator Turki dan Rusia di Moskow pada Senin (13/1). Namun Haftar meninggalkan ibu kota Rusia itu tanpa menandatangani proposal itu.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan Haftar bersikap positif tentang kesepakatan gencatan senjata dan mengambil waktu dua hari untuk membahasnya dengan suku-suku yang mendukung pasukannya.

Namun Erdogan menyatakan Haftar telah lari menjauh. Parlemen Turki bulan ini mengizinkan pengerahan pasukan untuk membantu pemerintahan Tripoli melawan pasukan Haftar yang didukung Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Yordania dan Rusia.

"Jika serangan Haftar terhadap rakyat dan pemerintahan Libya yang sah berlanjut, kami tidak akan segan mengajari dia pelajaran yang dia butuhkan," tegas Erdogan dalam pidato di parlemen Turki.

Pernyataan Erdogan itu beberapa hari sebelum pertemuan yang digelar Jerman dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada akhir pekan ini. Pertemuan itu melibatkan semua pihak yang bertikai di Libya, para pendukung asing dan perwakilan dari PBB, AS, Rusia, Inggris, Prancis, China, Turki dan Italia.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak