5 Alasan Mohammed bin Salman Ingin Mendekati Iran sebelum Trump Berkuasa

Minggu, 01 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
5 Alasan Mohammed bin...
Mohammed Bin Salman ingin mendekati Iran sebelum Donald Trump berkuasa. Foto/X/@allenanalysis
A A A
TEHERAN - Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman “segera” berupaya memperkuat hubungan dengan Iran sebelum Presiden terpilih AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih.

5 Alasan Mohammed bin Salman Ingin Mendekati Iran sebelum Trump Berkuasa

1. Memperkuat Perdagangan

Media yang berkantor pusat di New York, Bloomberg, mengutip orang-orang yang mengetahui langkah-langkah kerajaan tersebut, mengatakan Mohammed bin Salman telah mengajukan “tawaran peningkatan perdagangan” kepada pejabat Iran dalam beberapa minggu terakhir dengan harapan dapat meredakan ketegangan dengan Barat.

Tawaran tersebut akan dibangun berdasarkan pemulihan hubungan yang ditengahi China pada Maret 2023 antara kedua negara saat Teheran dan Riyadh berusaha keras untuk menjalin hubungan yang lebih erat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, Bloomberg menambahkan.

Bloomberg melaporkan tidak jelas apa yang ditawarkan bin Salman kepada Iran, tetapi seseorang yang bekerja pada detente 2023 antara kedua belah pihak mengatakan perdagangan awalnya dapat difokuskan pada produk-produk di sektor makanan dan medis yang tidak akan melanggar sanksi Eropa dan AS terhadap Teheran.

Kemenangan Trump dalam pemilihan umum AS di awal bulan dan prospek pembaruan kebijakan Timur Tengah yang diperkenalkan dalam masa jabatan pertamanya, yang mungkin termasuk kampanye tekanan maksimumnya terhadap Republik Islam.

2. Posisi Arab Saudi Makin Sulit

Putra mahkota Saudi dikatakan telah mengirim Penasihat Keamanan Nasional Musaad al-Aiban ke Washington bulan lalu untuk melakukan pembicaraan sebelum Presiden Joe Biden meninggalkan jabatannya pada bulan Januari.

"Saudi melihat pendekatan dua jalur untuk hubungan yang lebih erat dengan Washington dan Teheran sebagai hal yang vital secara geopolitik, meskipun hal itu dapat membuat kerajaan berada dalam posisi yang sulit," kata kantor berita tersebut.

"Prioritas utama Pangeran Mohammed adalah rencananya yang bernilai triliunan dolar untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan dari minyak. Agenda tersebut, yang dikenal sebagai Visi 2030, bergantung pada perdamaian serta investasi asing untuk membantu mendanai megaproyek ambisiusnya."

3. Melindungi Visi 2030

Berbicara pada konferensi investasi tahunan di Riyadh akhir Oktober, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan mandat utamanya adalah untuk melindungi Visi 2030 dan memajukannya lebih jauh.

Baca Juga: Gencatan Senjata Terwujud, Hizbullah Deklarasikan Kemenangan

4. Mengurangi Ketegangan

Iran dan Arab Saudi telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk mengurangi ketegangan yang ditengahi oleh China dan untuk lebih mengonsolidasikan hubungan bertetangga selama pertemuan Komite Tripartit Bersama Saudi-China-Iran.

Bloomberg juga menyinggung kekhawatiran pejabat Iran bahwa janji perdagangan dan investasi Saudi berdasarkan apa yang dikenal sebagai Perjanjian Beijing belum terwujud.

5. China Adalah Pemain Utamanya

"China, yang merupakan pembeli minyak terbesar dari kedua negara, telah mendesak Riyadh dan Teheran untuk mendukung pemulihan hubungan mereka," kata Dina Esfandiary, penasihat senior untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di International Crisis Group.

"Ini adalah cara yang cukup sederhana dan tidak kontroversial bagi Riyadh untuk menunjukkan komitmennya terhadap dialog baru dengan Teheran," katanya.

Laporan mengatakan komite Saudi-China-Iran yang menindaklanjuti kesepakatan tersebut mengadakan pertemuan kedua di Riyadh pada 19 November, untuk menegaskan kembali komitmen terhadap pakta tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, para pihak memuji hampir 140.000 peziarah Iran yang telah mengunjungi tempat-tempat suci Islam di Arab Saudi tahun ini sebagai tanda hubungan yang lebih erat, bersama dengan hal-hal seperti pameran Iran di Riyadh. Iran dan Arab Saudi melanjutkan hubungan setelah jeda selama tujuh tahun berdasarkan kesepakatan yang dimediasi Beijing pada Maret 2023, yang membuat kedua pihak membuka kembali misi diplomatik.

Sebagai bagian dari pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh kedua pihak, Teheran dan Riyadh menyoroti perlunya menghormati kedaulatan nasional masing-masing dan menahan diri untuk tidak mencampuri urusan internal satu sama lain.

Mereka juga sepakat untuk melaksanakan perjanjian kerja sama keamanan yang ditandatangani pada April 2001 dan kesepakatan lain yang dicapai pada Mei 1998 untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, komersial, investasi, teknis, ilmiah, budaya, olahraga, dan urusan pemuda.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved