alexametrics

Dua Kubu Bertikai di Libya Gelar Perundingan Damai di Moskow

loading...
Dua Kubu Bertikai di Libya Gelar Perundingan Damai di Moskow
Khalifa Haftar menghadiri konferensi di Paris, Prancis, 29 Mei 2018. Foto/REUTERS/Philippe Wojazer
A+ A-
MOSKOW - Para pemimpin dari dua kubu yang bertikai di Libya menggelar perundingan damai di Moskow pada Senin (13/1) waktu setempat. Perundingan itu didampingi perwakilan dari Rusia dan Turki.

Perundingan berlangsung setelah gencatan senjata di Libya yang dimediasi Turki dan Rusia. Pertempuran antara kedua pihak terhenti pada Minggu (12/1) meski kedua pihak saling menuduh pihak lain melanggar gencatan senjata saat baku tembak berlangsung di sekitar ibu kota Tripoli.

"Negosiasi di Moskow akan dihadiri Komandan Tentara Nasional Libya (LNA) Khalifa Haftar dan Kepala Pemerintahan Persetujuan Nasional (GNA) Fayez al-Serraj yang berbasis di Tripoli," ungkap laporan kantor berita Rusia.



"Menteri luar negeri dan menteri pertahanan Rusia dan Turki juga akan terlibat dalam perundingan tersebut," papar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia seperti dilansir kantor berita Interfax.

Libya mengalami kekacauan sejak tergulingnya Muammar Gaddafi dan memiliki dua pemerintahan sejak 2014. Konflik antara pasukan kedua pihak telah merusak ekonomi Libya, memicu penyelundupan migran dan militansi serta mengacaukan suplai minyak.

Upaya perdamaian yang didorong Rusia dan Turki itu dilakukan lebih dari sembilan serangan gencar LNA ke Tripoli.

Turki mendukung Serraj yang memimpin GNA di Tripoli. Adapun para kontraktor militer rusia dikerahkan untuk mendukung pasukan LNA yang dipimpin Haftar.

Ditanya tentang para tentara bayaran itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan semua warga Rusia yang berjuang di Libya tidak mewakili kepentingan negara Rusia atau menerima dana dari negara.

Selama mengunjungi Moskow pekan lalu, Kanselir Jerman Angela Merkel berharap upaya Rusia dan Turki dapat menghentikan konflik di Libya.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak