Rusia: Gila Jika AS Beri Ukraina Senjata Nuklir!
Kamis, 28 November 2024 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuduh Kyiv menggunakan masalah tersebut, yang dia gambarkan sebagai propaganda, untuk mencoba memeras lebih banyak bantuan dari Barat.
"Tindakan yang tidak bertanggung jawab oleh Ukraina dan para pendukung Baratnya dapat membawa dunia ke ambang bencana," lanjut Zakharova.
Kremlin mengatakan pada Selasa bahwa diskusi di Barat tentang mempersenjatai Ukraina dengan senjata nuklir adalah benar-benar tidak bertanggung jawab, sementara pejabat keamanan senior Rusia Dmitry Medvedev telah memperingatkan bahwa Moskow dapat menganggap transfer semacam itu sama saja dengan serangan terhadap Rusia, yang menyediakan dasar untuk respons nuklir.
Ukraina mewarisi senjata nuklir dari Uni Soviet setelah keruntuhannya pada tahun 1991, tetapi menyerahkannya berdasarkan perjanjian tahun 1994, yang dikenal sebagai Memorandum Budapest. Dalam perjanjian itu, Ukraina mendapat imbalan berupa jaminan keamanan dari Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali mengeluh bahwa langkah penyerahan senjata nuklir warisan Soviet itu telah membuat negaranya tidak aman, yang merupakan salah satu alasan mengapa dia berpendapat bahwa Ukraina harus diterima sebagai anggota NATO, gagasan yang ditentang keras Moskow.
"Tindakan yang tidak bertanggung jawab oleh Ukraina dan para pendukung Baratnya dapat membawa dunia ke ambang bencana," lanjut Zakharova.
Kremlin mengatakan pada Selasa bahwa diskusi di Barat tentang mempersenjatai Ukraina dengan senjata nuklir adalah benar-benar tidak bertanggung jawab, sementara pejabat keamanan senior Rusia Dmitry Medvedev telah memperingatkan bahwa Moskow dapat menganggap transfer semacam itu sama saja dengan serangan terhadap Rusia, yang menyediakan dasar untuk respons nuklir.
Ukraina mewarisi senjata nuklir dari Uni Soviet setelah keruntuhannya pada tahun 1991, tetapi menyerahkannya berdasarkan perjanjian tahun 1994, yang dikenal sebagai Memorandum Budapest. Dalam perjanjian itu, Ukraina mendapat imbalan berupa jaminan keamanan dari Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali mengeluh bahwa langkah penyerahan senjata nuklir warisan Soviet itu telah membuat negaranya tidak aman, yang merupakan salah satu alasan mengapa dia berpendapat bahwa Ukraina harus diterima sebagai anggota NATO, gagasan yang ditentang keras Moskow.
(mas)
Lihat Juga :