alexametrics

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah

loading...
Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah
Sejarah mencatat ada sejumlah pertempuran hebat dan terbesar di lautan. Kerugian materi dan nyawa begitu besar. Pertempuran tersebut menjadi sejarah kelam dalam peradaban manusia. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A+ A-
SEJARAH mencatat ada sejumlah pertempuran hebat dan terbesar di lautan. Kerugian materi dan nyawa begitu besar. Pertempuran tersebut menjadi sejarah kelam dalam peradaban manusia. Berikut daftarnya:

1. Pertempuran Jutlandia (31 Mei-1 Juni 1916)

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah




Pertempuran Jutland adalah pertempuran angkatan laut terbesar Perang Dunia I, dan salah satu yang terbesar dalam sejarah. Inggris menurunkan kapal-kapal perang terbaiknya yang dikenal sebagai Grand Armada, berhadapan dengan kapal-kapal terbaik Jerman, yang dikenal sebagai Armada High Sea.

Korban Inggris jauh lebih tinggi dari Jerman yakni 14 kapal hancur, lebih dari 6.000 orang terbunuh, dan lebih dari 600 lainnya cedera. Sementara Jerman kehilangan 9 kapal, lebih dari 2.500 orang, dan sekitar 500 orang terluka.

2. Pertempuran Tanjung Matapan (27-29 Maret 1941)

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah


Pertempuran Tanjung Matapan merupakan pertarungan antara kapal-kapal Angkatan Laut Inggris dan Angkatan Laut Australia melawan Regia Marina Benito Mussolini. Sebanyak 2.300 pelaut Italia terbunuh, dan seribu orang ditangkap. Sementara di pihak Inggris tiga personel terbunuh, empat kapal penjelajah rusak.

3. Pertempuran Laut Coral (4-8 Mei 1942)

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah


Pertempuran Laut Coral melibatkan 27 kapal dari Angkatan Laut Amerika Serikat dan Angkatan Laut Australia melawan 53 kapal Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Itu adalah pertempuran pertama dalam sejarah angkatan laut dimana kapal induk saling bertemu satu sama lain.

Pesawat Jepang berhasil menenggelamkan tiga kapal, termasuk kapal induk USS Lexington. Kapal induk lainnya, USS Yorktown, mengalami kerusakan parah, 69 pesawat hilang, dan lebih dari 600 tentara Amerika terbunuh.

Sementara Amerika dan Australia menenggelamkan satu kapal induk Jepang dan empat kapal lainnya. Sebanyak 92 pesawat hilang dan lebih dari 900 tentara tewas.

4. Pertempuran Laut Filipina (19-20 Juni 1944)

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah


Setelah sukses dengan kampanye Gilbert dan Marshall Islands, sekutu menuju Marianas, sebuah kelompok pulau penting yang dikuasai Jepang. Orang Jepang menetapkan bahwa satu-satunya cara untuk memenangkan perang pada saat itu adalah melalui kontrol penuh atas laut.

Pertempuran kapal induk vs kapal induk terbesar dalam sejarah pun tak terhindarkan. Tiga dari sembilan kapal induk Jepang tenggelam, serta dua kapal tanker minyak, 395 pesawat berbasis kapal induk, dan lebih dari 2.000 pelaut dan awak pesawat tewas. Sementara AS hanya kehilangan satu kapal perang rusak, 130 pesawat hancur, dan sekitar 100 orang tewas.

5. Pertempuran Teluk Leyte (23-26 Oktober 1944)

Pertempuran Laut Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah


Pertempuran Teluk Leyte dianggap sebagai pertempuran angkatan laut terbesar dalam Perang Dunia ke-2. Gabungan kekuatan kedua pihak terdiri dari 300 kapal serta lebih dari 400 pesawat.

Pertempuran Teluk Leyte melibatkan Jepang dan Sekutu di perairan sekitar pulau-pulau Filipina di Leyte, Samar, dan Luzon. Sebanyak 26 kapal Jepang hilang, termasuk empat kapal induk dan tiga kapal perang. Sekitar 300 pesawat hancur dan lebih dari 10.000 pelaut Jepang dan awak pesawat tewas.

Sementara di pihak Amerika kehilangan enam kapal – tiga kapal induk, tiga kapal perusak. Sebanyak 200 pesawat hilang, dan sekitar 3.000 pelaut dan awak pesawat terbunuh.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak