alexametrics

Kepolisian Hong Kong Minta Unjuk Rasa Akhir Pekan Berjalan Damai

loading...
Kepolisian Hong Kong Minta Unjuk Rasa Akhir Pekan Berjalan Damai
Demonstran menggelar aksi di Hong Kong, 6 Desember. Foto/REUTERS/Danish Siddiqui
A+ A-
HONG KONG - Kepala Kepolisian Hong Kong meminta peserta unjuk rasa pada Minggu (8/12) menggelar aksinya dengan damai. Pihak penyelenggara aksi memperkirakan para peserta unjuk rasa akan sangat banyak untuk menunjukkan gerakan itu masih memiliki momentum kuat.

Kepolisian telah memberi lampu hijau pada unjuk rasa yang digelar Civil Human Rights Front (CHRF), kelompok yang menyerukan pawai damai yang diikuti jutaan orang pada musim panas lalu.

"Kami harap warga kami dapat menunjukkan pada seluruh dunia bahwa rakyat Hong Kong dapat menggelar pawai skala besar dengan tertib dan damai," papar Kepala Kepolisian Chris Tang sebelum meninggalkan Hong Kong menuju Beijing.



Tang akan bertemu para pejabat senior di Kementerian Keamanan Publik China dan kembali ke Hong Kong beberapa jam sebelum unjuk rasa dimulai pada Minggu (8/12).

Pawai pro-demokrasi ini akan menggalang dukungan bagi gerakan itu setelah kemenangan dalam pemilu lokal bulan lalu.

"Kami ingin katakan pada (Pemimpin Hong Kong) Carrie Lam bahwa hasil pemilu tidak menghentikan gerakan ini," ujar Wakil Kepala CHRF Eric Lai.

Kepolisian menyatakan pihaknya akan intervensi segera jika pawai itu berubah menjadi kerusuhan. Unjuk rasa di Hong Kong menjadi tantangan terbesar bagi Presiden China Xi Jinping sejak berkuasa pada 2012.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak