alexametrics

Menlu Retno: Australia Mitra Penting untuk Jaga Stabilitas Kawasan

loading...
Menlu Retno: Australia Mitra Penting untuk Jaga Stabilitas Kawasan
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, Australia adalah mitra penting dalam menjaga stabilitas di kawasan. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A+ A-
NUSA DUA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, Australia adalah mitra penting dalam menjaga stabilitas di kawasan. Hal itu disampaikan Retno pasca pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.

"Indonesia dan Australia adalah mitra untuk terus menjaga perdamaian stabilitas dan kemakmuran kawasan. Kita telah memiliki kemitraan komprehensif strategis dan sepakat untuk segera menyelesaikan rencana aksi kemitraan tersebut," ucap Retno pada Jumat (6/12/2019).

Retno menuturkan, Indonesia mengapresiasi dukungan Australia terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dan dukungan Australia terhadap sentralitas ASEAN. Indonesia, papar Retno, mengharapkan agar pandangan ini dapat diimplementasikan melalui kerja sama konkret, untuk menjaga rasa saling percaya.



Indonesia, ucap Retno, mengundang Australia untuk berpartisipasi dalam Indo-Pasific Infrastructure and Connectivity Forum yang akan diselenggarakan di Indonesia pada pertengahan 2020. "Implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific ini juga didasarkan pada prinsip dialog, kerja sama, inklusif, dan menghormati hukum internasional," ungkapnya.

"Indonesia dan Australia sepakat memperkuat kerja sama di pasifik. Kolaborasi kerja sama ini akan memberikan dampak yang lebih besar untuk membahas tantangan yang dihadapi para sahabat kita di pasifik, antara lain menyangkut perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi serta perempuan," sambungnya.

Dia menambahkan, Indonesia dan Australia memiliki komitmen sama untuk menjadikan ekonomi kedua negara, menjadi ekonomi yang terbuka dan menjalankan kerja sama perdagangan dan investasi yang adil dan saling menguntungkan, termasuk saling melaksanakan perdagangan yang adil dan terbuka.

"Dalam hal ini, kami melakukan pembaruan proses ratifikasi yg sedang berlangsung baik di Indonesia maupun Australia mengenai Kerjasama Ekonomi Komprehensif Australia-Indonesia (IA-CEPA), dalam kaitan ini juga Indonesia harapkan komitmen Australia untuk terus lakukan kerja sama sehingga IA-CEPA dapat ditandatangani pada 2020," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak