alexametrics

AS Pertimbangkan Sebar 14 Ribu Pasukan dan Kapal Perang di Timur Tengah

loading...
AS Pertimbangkan Sebar 14 Ribu Pasukan dan Kapal Perang di Timur Tengah
AS dilaporkan mempertimbangkan mengirim 14 ribu pasukan tambahan ke Timur Tengah. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dilaporkan saat ini tengah mempertimbangkan perluasan signifikan kehadiran militernya di Timur Tengah, termasuk penyebaran lebih banyak kapal perang, perangkat militer, dan 14 ribu pasukan tambahan untuk menghadapi Iran. Demikian laporan yang diturunkan Wall Street Journal (WSJ) mengutip para pejabat AS.

Menurut sumber yang dikutip WSJ, Presiden Donald Trump diperkirakan akan membuat keputusan tentang penempatan baru itu pada bulan ini. Menurut para pejabat AS, Trump dilaporkan meyakini perlunya melawan ancaman yang Iran yang dilaporkan telah mulai bergerak. Namun, menurut laporan media, Trump juga bisa menyetujui kontingen pasukan AS yang lebih kecil untuk ditempatkan di Timur Tengah seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (5/12/2019). (Baca: Pentagon Bersiap Hadapi Ancaman Iran di Timur Tengah)

Para pejabat AS mengatakan kepada WSJ bahwa ada ketakutan yang semakin besar di kalangan militer dan pemerintahan Trump bahwa kemungkinan serangan terhadap pasukan AS dapat meninggalkan Washington dengan hanya sedikit pilihan di kawasan itu; bahkan saat penempatan baru bisa menghadirkan pencegah yang lebih kredibel ke Teheran.



Menyusul penarikan sepihak AS dari Joint Comprehensive Plan of Actions (JCPOA), yang juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, pada 2018 dan pemberlakuan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Teheran, hubungan kedua negara dengan cepat memburuk. Kondisi ini memicu ketegangan tambahan di Timur Tengah.

Situasi semakin diperburuk setelah dua kilang minyak utama Saudi diserang oleh drone pada 14 September lalu. Meskipun gerilyawan Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, AS menyalahkan Iran. Teheran telah membantah melakukan atau terlibat dalam serangan itu.

Setelah serangan pada September lalu, Pentagon memperkuat kehadirannya di Timur Tengah dan memerintahkan pasukan tambahan dikerahkan ke Arab Saudi. Trump berulang kali menuduh bahwa Iran terus mengancam keamanan regional. (Baca: AS Kirim 3.000 Pasukan Tambahan Plus Rudal Patriot ke Arab Saudi)
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak