Ketika Rudal Houthi Incar Pesawat PM Israel Benjamin Netanyahu
Senin, 30 September 2024 - 10:23 WIB
loading...
Kelompok Houthi tembakkan rudal balistik dengan maksud menargetkan pesawat yang membawa PM Israel Benjamin Netanyahu. Militer Zionis klaim misil Houthi itu telah ditembak jatuh sistem rudal Arrow. Foto/Yair Sagi/Ynet
A
A
A
TEL AVIV - Sebuah rudal balistik yang ditembakkan kelompok Houthi Yaman mengincar pesawat pembawa Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu malam. Namun, menurut militer Zionis, misil itu ditembak jatuh.
Serangan rudal Houthi itulah yang dijadikan dalih militer Zionis meluncurkan serangan udara terdahsyat ke Yaman pada hari Minggu, yang melibatkan puluhan pesawat termasuk jet tempur F-15.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan mengatakan rudal yang ditembakkan Houthi telah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal jarak jauh Arrow sebelum mencapai wilayah Israel.
Baca Juga: Israel Gempur Yaman dengan Serangan Terdahsyat, Kerahkan Puluhan Pesawat Termasuk F-15
Serangan misil Houthi itu menyebabkan sirene meraung-raung di Israel tengah karena kekhawatiran akan jatuhnya pecahan peluru.
Menurut polisi Zionis, sisa-sisa misil itu jatuh di dekat komunitas Tzur Hadassah di daerah Yerusalem, menyebabkan kerusakan ringan.
Rudal tersebut ditembakkan tak lama setelah Houthi yang didukung Iran bersumpah bahwa "perlawanan tidak akan dipatahkan" sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara IDF di pinggiran Beirut pada hari Jumat.
Serangan rudal Houthi itulah yang dijadikan dalih militer Zionis meluncurkan serangan udara terdahsyat ke Yaman pada hari Minggu, yang melibatkan puluhan pesawat termasuk jet tempur F-15.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan mengatakan rudal yang ditembakkan Houthi telah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal jarak jauh Arrow sebelum mencapai wilayah Israel.
Baca Juga: Israel Gempur Yaman dengan Serangan Terdahsyat, Kerahkan Puluhan Pesawat Termasuk F-15
Serangan misil Houthi itu menyebabkan sirene meraung-raung di Israel tengah karena kekhawatiran akan jatuhnya pecahan peluru.
Menurut polisi Zionis, sisa-sisa misil itu jatuh di dekat komunitas Tzur Hadassah di daerah Yerusalem, menyebabkan kerusakan ringan.
Rudal tersebut ditembakkan tak lama setelah Houthi yang didukung Iran bersumpah bahwa "perlawanan tidak akan dipatahkan" sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara IDF di pinggiran Beirut pada hari Jumat.
Lihat Juga :